Majene – Dalam rangka menjamin keamanan arus balik pasca Lebaran, personel Operasi Ketupat dari Satuan Polisi Perairan Polres Majene terus melaksanakan pengamanan terhadap aktivitas pelayaran kapal penumpang.
Salah satu kegiatan pengamanan dilakukan saat pemberangkatan kapal KM. Sabuk Nusantara 93 Perintis yang bertolak dari Pelabuhan Passarang, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene menuju Pelabuhan Silopo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu (5/4/2025).
Pengamanan ini menjadi bagian dari rutinitas Satpolair Polres Majene, yang dilaksanakan secara konsisten baik saat proses keberangkatan maupun saat bongkar muat penumpang di pelabuhan-pelabuhan yang ada di wilayah Kabupaten Majene.
Kasat Satpolair Polres Majene, IPTU Armin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman sepenuhnya kepada masyarakat, khususnya para penumpang kapal.
“Dengan kehadiran personel kami di lokasi, diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta potensi gangguan keamanan lainnya, sehingga masyarakat dapat merasa tenang saat melakukan perjalanan laut,” ujar IPTU Armin.
Adapun jumlah penumpang KM. Sabuk Nusantara 93 yang diberangkatkan pada arus balik kali ini tercatat sebanyak 400 orang, yang terdiri dari 318 penumpang dewasa, 75 anak-anak, dan 7 bayi. Seluruh proses keberangkatan berlangsung tertib dan aman di bawah pengawasan ketat petugas Satpolair Polres Majene.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polres Majene dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam momentum penting seperti arus balik Lebaran, demi menciptakan suasana yang kondusif dan aman di seluruh jalur transportasi, termasuk jalur laut.