Example 728x250
BeritaDaerah

MBG Kembali Diberikan Setelah Dua Minggu Macet.

1129
×

MBG Kembali Diberikan Setelah Dua Minggu Macet.

Sebarkan artikel ini
Dapur SPPG Karot Ruteng

Ruteng, NTT//  divisinews.com – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karot Kelurahan Karot Kabupaten Manggarai, Fandi Hambur menyatakan pelayanan makanan bergizi gratis (MBG) kepada sejumlah sekolah dan posyandu di wilayah Ruteng kembali beroperasi setelah dua minggu berhenti.

Hal ini disampaikan Fandi kepada media ini saat dijumpai di rumahnya di Karot sebagai dapur tempat pengelolaan MBG, Senin (20/10/2025).

Ia mengungkapkan bahwa macetnya pelayanan MBG yang dikelolanya selama dua Minggu terakir disebabkan oleh adanya perbaikan kerusakan fasilitas dapur dan halaman parkir.

“Benar, sejak tanggal 6 hingga 17 Oktober, kami terpaksa menghentikan distribusi makanan untuk sementara karena fasilitas dapur dan lantai parkir sedang dalam perbaikan,” kata Fandi

Baca Juga  Patroli Jalan Kaki Sat Samapta Polres Mamasa Untuk Jaga Keamanan Wilayah Hukum Polres Mamasa Pada Siang Hari

Terkait macetnya distribusi makanan itu,  Kepala SD Ruteng IV, Fransiska Nurhaina, membenarkan adanya pemberhentian dan ia menilai tidak menjadi persoalan besar meski anak didiknya tidak mendapat makanan gratis selama dua minggu.

“Kami hanya pemanfaat, kalau makanan diantar ya anak-anak makan, kalau tidak ya seperti biasa,” ungkapnya dengan nada yang terkesan santai.

Fandi Hambur menjelaskan, dengan selesainya perbaikan maka kegiatan masak dan pendistribusian makanan ke sejumlah sasaran mulai aktif kembali sejak hari ini, Senin (20/10/2025.

“Aktivitas terkait makanan bergizi gratis mulai berjalan normal seperti biasa lagi,” sebut Fandi.

Ia juga menerangkan, pihaknya akan menyediakan dua jenis makanan untuk siswa: makanan basah (nasi dan lauk) dari Senin hingga Rabu, dan makanan kering (buah, susu, dan biskuit) pada Kamis dan Jumat.

Baca Juga  Penjabat Sekda Manggarai Dilantik.

“Jumlah penerima manfaat cukup besar, termasuk 101 balita, 399 siswa SD, hingga 651 siswa SMK, dan kami siap melayani,” sambungnya.

Fandi menyampaikan permohonan maaf kepada semua sekolah yang menjadi sasaran pelayanannya atas situasi yang sebenarnya tidak diinginkan bersama.

Berbagai pihak terkait, berharap pelayanan kedepannya berjalan normal  agar pelayanan makanan bergizi ini bisa terus mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar para siswa tanpa ada gangguan lagi.

Penulis : J.Robert

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *