Example 728x250
BeritaDaerah

Sorotan Proyek Jalan Sukamantri-Pule: Pengecoran di Tengah Genangan Air, Kualitas Jadi Tanda Tanya!

153
×

Sorotan Proyek Jalan Sukamantri-Pule: Pengecoran di Tengah Genangan Air, Kualitas Jadi Tanda Tanya!

Sebarkan artikel ini

DIVISINEWS.COM, JAWA BARAT |

Bekasi – Proyek peningkatan infrastruktur Jalan Sukamantri-Pule di Kabupaten Bekasi mulai menuai sorotan tajam. Aktivitas pengecoran jalan yang baru dimulai di Kampung Sukamantri, Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, terekam dilakukan di tengah guyuran hujan dan genangan air. Situasi ini memunculkan kekhawatiran serius mengenai kualitas akhir proyek yang bernilai miliaran rupiah ini.

Pekerjaan Fisik di Bawah Guyuran Hujan

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan ini dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi dengan nama kegiatan Peningkatan Jalan Sukamantri – Kampung Pule. Nilai proyek mencapai Rp. 1.728.809.993,00 dan memiliki waktu pelaksanaan singkat, yakni 30 (Tiga Puluh) Hari Kalender, dimulai sejak 19 November 2025 dan selesai 18 Desember 2025.

Pekerjaan fisik yang terekam dalam dokumentasi warga menunjukkan aktivitas pengecoran yang berlangsung sejak Minggu malam (7/12/2025) hingga Senin sore (8/12/2025). Sayangnya, pantauan di lokasi menunjukkan struktur badan jalan yang akan dicor tergenang air akibat hujan deras, namun pekerjaan pengecoran tetap dilanjutkan.

Kondisi ini diperparah dengan dugaan minimnya pengawasan langsung dari pihak pelaksana atau pengawas di lapangan saat pekerjaan krusial menuang beton tersebut berlangsung.

Baca Juga  Pemprov Jateng Perkuat Fondasi Ketahanan Pangan Guna Tindak Lanjuti Evaluasi BPK

“Kami lihat pengerjaan sudah dua hari, tapi hari ini hujan deras sekali. Air menggenang di badan jalan. Meskipun proyek memiliki waktu pelaksanaan sangat sedikit, 30 (Tiga Puluh) Hari Kalender, apalagi dengan nilai nominal anggaran Miliaran Rupiah, harusnya kualitasnya dijaga betul,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Kritis: Pengecoran di Atas Air Langgar Standar Teknis

Secara teknis konstruksi, pengecoran beton di lokasi yang tergenang air adalah prosedur yang sangat dilarang dan berpotensi besar merusak kualitas akhir jalan. Para ahli konstruksi menekankan bahwa air tambahan dari genangan akan secara langsung mengganggu mutu beton yang telah dirancang.

• Menurunkan Kualitas Beton: Kehadiran air genangan akan mengubah rasio air-semen yang ditetapkan, membuat campuran beton menjadi lebih encer. Hal ini secara signifikan mengurangi kekuatan tekan dan daya tahan struktur jalan yang dibangun.

Memicu Segregasi: Genangan air berisiko menyebabkan material penyusun beton, seperti kerikil (agregat kasar) dan semen-pasir (agregat halus), memisahkan diri (segregasi). Ini menghasilkan beton yang tidak homogen dan rentan mengalami kerusakan dini atau keropos.

Ikatan Permukaan Buruk: Air yang menggenang di permukaan dasar (subgrade) menghalangi proses ikatan yang kuat antara beton baru dengan lapisan di bawahnya. Ini berisiko menyebabkan delaminasi atau pengelupasan lapisan beton dalam waktu singkat.

Sesuai prosedur standar, lokasi pengecoran harus kering, bersih dari lumpur, minyak, dan puing sebelum beton dituang. Jika terdapat genangan, air wajib dipompa keluar atau dihilangkan sepenuhnya sebelum pekerjaan dimulai.

Baca Juga  Sat Lantas Polres Polman Laksanakan Patroli dan Pengamanan ibadah Jemaat di Gereja

Pelaksana Belum Beri Keterangan Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek, termasuk dari konsultan pengawas CV. Mancur Berdikari, belum memberikan keterangan resmi mengenai standar spesifikasi teknis yang mereka gunakan atau tanggapan terkait dugaan pelanggaran prosedur pengecoran di tengah genangan air ini.

Publik dan warga berharap pihak terkait, terutama Pemerintah Kabupaten Bekasi, segera turun tangan untuk melakukan audit lapangan dan memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar yang berlaku demi menjamin ketahanan infrastruktur jalan tersebut.

Sumber: Konfirmasi Warga 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *