Example 728x250
BeritaNasional

Kemenag RI Resmi Tetapkan Awal Ramadhan 1447 Hijriah Melalui Sidang Isbat di Jakarta

159
×

Kemenag RI Resmi Tetapkan Awal Ramadhan 1447 Hijriah Melalui Sidang Isbat di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Caption: Konferensi Pers Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H/2026, Disiarkan Langsung olek Kementrian Agama, di Hotel Borobudur Jakarta

DIVISINEWS.COM |

JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi menetapkan bahwa awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini disampaikan dalam konferensi pers Sidang Isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa malam (17/2/2026) setelah ibadah salat Isya.

Fakta Hasil Sidang Isbat

Berdasarkan laporan hasil pemantauan, terdapat beberapa poin utama yang mendasari keputusan pemerintah:

• Metode Hisab dan Rukyat: Tim Hisap Rukyat Kementerian Agama telah melakukan pemantauan di 96 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga  Sinergi Pemuda dan Pemerintah: KNPI Madina Serahkan Mandat Karateker kepada Bupati"

• Kriteria MABIMS: Posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.

• Posisi Hilal: Data menunjukkan ketinggian hilal saat ini masih berada di bawah ufuk, yakni berkisar antara -2 derajat 24 menit hingga 0 derajat 58 menit.

• Hasil Musyawarah: Karena hilal belum mewujud secara teknis dan astronomis, maka bulan Syakban digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

Baca Juga  Video Banjir di Jalan Viral, Bahasa Kasar Picu Kegaduhan Warga Pasir Walang Sukabumi

Pesan Persatuan

Dalam penyampaiannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar didampingi oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam.

“Kami berharap keputusan ini menjadi simbol kebersamaan umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa secara serentak. Mari kita jadikan perbedaan yang mungkin muncul sebagai keindahan dalam persatuan bangsa,” ujar Nasaruddin Umar.

Melalui ketetapan ini, seluruh umat Muslim di Indonesia diimbau untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh khidmat dan menjaga toleransi antar sesama.

Narasumber: Kemenag

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *