Example 728x250
Militer

Pameran Fotografi Polda Sulbar di Mall Matos Jadi Magnet Pengunjung, Angkat Sisi Kemanusiaan Polri Semarakkan HUT Bhayangkara ke‑80

91
×

Pameran Fotografi Polda Sulbar di Mall Matos Jadi Magnet Pengunjung, Angkat Sisi Kemanusiaan Polri Semarakkan HUT Bhayangkara ke‑80

Sebarkan artikel ini

Sulawesi Barat – Di tengah keramaian kunjungan masyarakat di Mall Matos, Atrium Mall tiba‑tiba berubah menjadi pusat perhatian yang tak terlewatkan, dimana diselenggarakan pameran foto yang menjadi rangkaian dari semarak peringatan Hari Bhayangkara ke‑80, sejak kemarin hingga hari ini, Senin (29/6/26).

Berbeda dengan pameran kepolisian pada umumnya yang banyak menonjolkan aksi penegakan hukum, ketangkasan personel atau kekuatan sarana prasarana, pameran kali ini mengusung tema yang sangat berani, terbuka dan penuh makna kemanusiaan, yaitu “Kritiklah Kami, Karena Polisi Juga Manusia”.

Seluruh foto yang terpajang rapi di area pameran merupakan karya‑karya terbaik yang sebelumnya telah dilombakan, dipilih secara ketat dari ratusan peserta yang mengirimkan hasil jepretan mereka.

Lewat bidikan lensa para fotografer, pengunjung diajak melihat sosok anggota Polri dari sisi yang jarang terekspos ke publik.

Bukan hanya saat mengenakan seragam lengkap dengan wibawa dan tugas berat menjaga keamanan, tapi juga momen‑momen polos dan manusiawi yaitu raut wajah yang tampak lelah namun tetap bertahan berjaga di bawah terik matahari maupun guyuran hujan deras, saat beristirahat sejenak di pinggir jalan setelah berjam‑jam bertugas, momen hangat saat bersalaman dan bercanda akrab dengan anak‑anak, hingga potret saat mereka melepas seragam dan kembali berperan sebagai ayah, suami, anak atau anggota keluarga biasa yang juga memiliki rasa rindu, kasih sayang dan kelemahan sebagaimana manusia pada umumnya.

Suasana di lokasi pameran terasa hidup dan hangat. Terlihat beragam kalangan, mulai dari remaja, orang tua, keluarga yang sedang berbelanja, hingga pelajar, dengan sendirinya berhenti melangkah, mendekat, lalu berjalan perlahan menyusuri setiap deretan foto yang ada.

Baca Juga  Polsek Mamasa Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas Saat Jam Pulang Sekolah, Situasi Aman dan Kondusif

Wajah‑wajah mereka berganti‑ganti ekspresi, ada yang tampak sungguh‑sungguh memperhatikan setiap detail gambar, ada yang mengangguk‑angguk tanda mengerti dan terkesan, tak sedikit pula yang tersenyum lebar bahkan sampai menunjuk‑unjuk sambil berbisik kepada teman di sampingnya, karena tanpa sengaja mengenali sosok dalam foto itu adalah kerabat, tetangga atau kenalan mereka sendiri yang bertugas sebagai anggota Polri.

Bagi banyak pengunjung, pameran ini ibarat membuka mata hati bahwa di balik seragam dan tanggung jawab besar yang diemban, sesungguhnya polisi adalah manusia biasa yang juga merasakan lelah, sedih, bahagia dan memiliki ikatan batin dengan orang‑orang yang dicintainya.

“Selama ini yang saya tahu polisi itu tugasnya menertibkan, menangkap dan menjaga keamanan. Tapi lewat foto‑foto ini saya jadi lihat sisi lain‑nya. Ternyata mereka juga manusia biasa yang capek bertugas berjam‑jam, yang juga punya keluarga yang ditunggu pulang. Tema‑nya sangat bagus, ‘kritiklah kami karena kami juga manusia’, itu menunjukkan mereka terbuka, mau menerima masukan, dan tidak menganggap diri sempurna,” ungkap salah seorang pengunjung, yang sengaja meluangkan waktu lebih lama melihat setiap karya yang dipajang.

Plt Kepala Bidang Humas Polda Sulbar Kombes Pol Puji Prayitno, selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa pameran fotografi ini sengaja digelar di ruang publik pusat perbelanjaan agar pesan yang dibawa bisa sampai langsung ke seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat.

Menurutnya, pemilihan tema yang terkesan sederhana namun mendalam itu justru menjadi inti dari apa yang ingin disampaikan Polda Sulbar di usia Bhayangkara yang ke‑80 tahun ini.

Baca Juga  Tegakkan Disiplin Internal, Propam Polres Majene Gelar Gaktiblin di Polsek Malunda

“Kami memilih tema ‘Kritiklah Kami, Karena Polisi Juga Manusia’ bukan tanpa alasan. Di satu sisi kami sadar betul bahwa tugas kami adalah melindungi, mengayomi dan melayani sebaik mungkin, namun di sisi lain kami juga sadar sepenuhnya bahwa kami bukanlah makhluk yang sempurna. Kami manusia biasa yang bisa salah, bisa lelah, bisa khilaf dan karena itulah kami membuka pintu seluas‑luasnya bagi masyarakat untuk mengkritik, menilai, dan mengingatkan kami agar menjadi lebih baik lagi,” tegas Kombes Pol Puji Prayitno.

Lebih lanjut ia menambahkan, karya‑karya yang ditampilkan sengaja diarahkan untuk menampilkan realitas keseharian personel kepolisian, bukan hal‑hal yang serba indah atau dramatis semata.

“Lewat foto‑foto ini kami ingin masyarakat melihat secara langsung apa yang sebenarnya kami rasakan dan jalani setiap hari. Ada momen berat, ada momen lelah, ada momen bahagia, ada momen rindu pada keluarga. Semoga lewat pameran ini jarak antara Polri dan masyarakat makin pendek, rasa saling mengerti makin tumbuh dan kepercayaan itu makin terjaga dengan baik. Kritik yang membangun justru akan kami jadikan bahan bakar untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja pengabdian kami kepada masyarakat Sulawesi Barat,” paparnya.

Pameran fotografi ini juga menjadi sarana apresiasi seni sekaligus bukti nyata bahwa di usia delapan dekade, Bhayangkara tidak hanya tumbuh dalam kekuatan dan profesionalisme, tapi juga semakin dewasa dalam keterbukaan hati, menyadari bahwa menjadi pelindung rakyat berarti juga berani menjadi manusia yang terus belajar dan diperbaiki.

Humas Polda Sulbar

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *