Example 728x250
BeritaDaerah

Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026: Buka Jalan Kemandirian, Lahirkan Tenaga Kerja Berkualitas

64
×

Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026: Buka Jalan Kemandirian, Lahirkan Tenaga Kerja Berkualitas

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com//MAJALENGKA — Langkah nyata menjawab tantangan kesejahteraan dan lapangan kerja! Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka resmi meluncurkan program Beasiswa Vokasi BAZNAS Tahun 2026, sebuah inisiatif strategis untuk meningkatkan keterampilan dan membuka akses pekerjaan bagi masyarakat kurang mampu. Peluncuran berlangsung khidmat dan berwibawa, dihadiri Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., unsur Forkopimda, Kapolres Majalengka, Ketua MUI Majalengka, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, serta para tamu undangan, Senin (7/9/2026).

Program ini merupakan wujud sinergi kokoh antara BAZNAS RI, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta Organisasi Perangkat Daerah. Bermula dari silaturahmi dan diskusi bersama, lahirlah gagasan solutif menjawab persoalan masih banyaknya calon tenaga kerja yang belum terserap dunia kerja.

“120 Mustahik Diberdayakan, Anggaran Capai Rp177,6 Juta”.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan rasa syukur dan gembira atas amanat besar yang diberikan BAZNAS RI. Peserta pelatihan direkrut secara khusus dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yakni kelompok mustahik yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi.

“Kami bersyukur BAZNAS RI memberikan amanat besar ini. Peserta berasal dari DTKS — mereka yang benar-benar membutuhkan dukungan untuk naik taraf hidup dan mandiri,” ungkap Agus Asri Sabana.

Program ini membekali peserta bukan sekadar pengetahuan, melainkan keterampilan yang langsung terpakai untuk bekerja maupun berwirausaha. Total 120 peserta akan dibina secara bertahap: tahap awal sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu pekan, sedangkan 60 peserta lainnya menyusul. Setiap peserta mendapat dukungan program sebesar Rp1.980.000 — berupa pembiayaan pelatihan selama tujuh hari, bukan uang tunai. Secara keseluruhan, program ini menyerap anggaran sekitar Rp177,6 juta.

“Jaminan Penyerapan Tenaga Kerja, Sinergi Program Matahati”

Kekuatan utama program ini bukan hanya pada pelatihannya, melainkan adanya offtaker atau penyerap tenaga kerja yang telah disiapkan. PT HAG dan Glory menjadi mitra utama yang akan menyerap lulusan pelatihan, sementara peserta tahap kedua akan disalurkan ke perusahaan-perusahaan lain.

Langkah ini sejalan dengan program unggulan Matahati, yang diluncurkan dalam 100 hari kerja pemerintahan Bupati Majalengka — sebuah ruang terbuka dan inklusif bagi masyarakat mendapatkan pekerjaan layak melalui kerja sama dengan perusahaan di Kabupaten Majalengka, demi menekan angka pengangguran.

“Harapannya, bekal ini tidak hanya menjadi ilmu, tetapi menjadi jalan kehidupan — baik untuk berwirausaha mandiri maupun menjadi bagian dari kebutuhan perusahaan,” tegas Agus Asri Sabana.

“Silaturahmi Jadi Kunci, Kolaborasi Lahirkan Solusi”

Di akhir pernyataannya, Agus Asri Sabana menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Majalengka dan BAZNAS Republik Indonesia atas dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan silaturahmi adalah fondasi utama yang melahirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Terima kasih Pak Bupati yang selalu menginspirasi kami. Terima kasih juga kepada BAZNAS Republik Indonesia. Ternyata kunci dari semua itu adalah silaturahmi. Dengan bersilaturahmi, semuanya bisa cair,” pungkasnya dengan penuh harap.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi bukti nyata: zakat bukan sekadar berbagi, melainkan memberdayakan; bukan sekadar memberi, tetapi membuka jalan menuju kemandirian yang berkelanjutan.

 

Reporter: ASEP ISKANDAR & OCHA

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *