Example 728x250
Opini

Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu dan Warga Bahu Membahu, Robohkan Bangunan Rapuh Demi Keselamatan Bersama

53
×

Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu dan Warga Bahu Membahu, Robohkan Bangunan Rapuh Demi Keselamatan Bersama

Sebarkan artikel ini

Pasangkayu — Di tengah semangat gotong royong yang tak lekang oleh waktu, Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu Bripka Asdar Ahmad menunjukkan wujud nyata kedekatannya dengan masyarakat. Pada Minggu pagi yang damai, pukul 08.00 WITA, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, menjadi saksi kolaborasi hangat antara aparat dan warga dalam kegiatan kerja bakti merobohkan bangunan tua yang telah rapuh dan membahayakan keselamatan.

Bangunan yang telah lama tidak digunakan itu berdiri dengan kondisi memprihatinkan. Atapnya mulai keropos, dindingnya retak, dan tiangnya sudah tak mampu menopang beban. Kekhawatiran warga akan bahaya yang mengintai tak bisa lagi dikesampingkan. Di sinilah peran Bripka Asdar Ahmad hadir, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai sahabat dan pelindung masyarakat.

Baca Juga  Aman Kondusif Sambut Ramadhan, Polresta Mamuju Gelar Lat Pra Ops Pekat Marano Tahun 2026

Dengan penuh semangat, Bripka Asdar tak ragu memegang palu dan menuruni atap bangunan bersama warga. Peluh bercucuran di wajahnya, namun senyum tak pernah lepas dari bibirnya. Setiap hentakan palu dan serpihan kayu yang jatuh menjadi simbol persatuan dan kepedulian, antara polisi dan rakyat.

“Kami lakukan ini demi keselamatan bersama. Tidak hanya tugas, tapi juga panggilan hati untuk hadir di tengah masyarakat,” ungkap Bripka Asdar di sela kegiatan.

Baca Juga  Kapolsek Pamboang Hadiri Mediasi Sengketa Tanah dan Bangunan di Desa Bonde Utara yang Berakhir Damai

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Bambalamotu IPTU Yauri Yusuf memberikan apresiasi atas inisiatif Bhabinkamtibmas dan masyarakat. “Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa kehadiran polisi di desa bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga mitra, pelayan, dan pelindung masyarakat dalam arti yang sebenarnya,” ujar IPTU Yauri.

Gotong royong ini bukan hanya tentang merobohkan bangunan tua, tetapi juga membangun kebersamaan, kepercayaan, dan harapan. Di balik runtuhnya tembok-tembok rapuh itu, berdiri kokoh semangat solidaritas dan kepedulian sosial di Desa Kalola.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *