Ruteng, NTT // divisinews.com – Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Manggarai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang melanda wilayah Manggarai ke depan.
Ia menyampaikan hal ini dengan Memperhatikan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengenai potensi cuaca ekstrim berupa hujan disertai petir dan angin kencang melanda wilayah NTT termasuk Manggarai.
Secara resmi himbauan ini disampaikan secara tertulis melalui Surat Himbauan Nomor: 300.2.2/16/I/2026 tertanggal 12 Januari 2026, perihal Kewaspadaan Potensi Bencana Alam akibat cuaca ekstrem yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu S.Pd
Bupati Hery meminta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta gelombang tinggi di wilayah pesisir dengan langkah langkah nyata berupa :
1. Memantau informasi cuaca dari BMKG.
2.Membersihkan lingkungan berupa got dan sampah.
3. Memperkuat bangunan serta rumah untuk memastikan kuat dan aman, memangkas dahan pohon yang berpotensi tumbang di sekitar rumah.
4. Menghindari aktivitas di luar rumah saat cuaca ekstrem terutama di tempat yang rawan bencana.
5.mempersiapkan perlengkapan darurat berupa tas berisi makanan, air bersih, obat-obatan, senter, dan pakaian secukupnya.
6.Segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila muncul tanda-tanda bencana.
7. Segera melaporkan kejadian kepada pihak berwenang atau pemerintah setempat Kepala Desa/lurah, camat, Babinkantibmas atau langsung menghubungi BPBD Kabupaten Manggarai dengan nomor kontak : Kepala BPBD: 0812-8305-7950, Sekretaris BPBD: 0813-3930-6081, dan Kabid Kedaruratan & Logistik: 0812-2735-1354.
8. Bagi masyarakat pesisir, diminta untuk sementara waktu tidak melaut, menjauhi dan mengikuti arahan petugas.
Kepada para Camat se- Kabupaten Manggarai untuk segera meneruskan instruksi ini kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
Sejumlah himbauan tersebut diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi risiko, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrim baik di darat maupun di laut berupa gelombang tinggi dan angin kencang.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menghadirkan perlindungan maksimal bagi masyarakat, sekaligus memastikan respons cepat di tengah ancaman cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.
J.Robert















