Divisi news.com//PATI JAWATENGAH-
Dengan Adanya peristiwa yang mengguncang wilayah Kabupaten Pati minggu – minggu ini digegerkan dengan peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh para pelaku dimuka umum dan secara bersamaan, mengakibatkan korban meninggal dunia dan cedera berat. Dan peristiwa tersebut terjadi didesa Talun, Kayen dan Mangunrekso , Tambakromo.
Mereka, para pelaku yang terjadi didesa Talun hari itu juga pelaku sudah dapat ditangkap oleh APH Polresta Pati, namun sampai saat ini, peristiwa yang terjadi didesa Mangunrekso kecamatan Tambakromo belum adanya penangkapan terhadap pelaku.
Karena dalam perkara itu, pihak keluarga korban selalu mendapatkan panggilan melalui via whatshappnya, untuk ajakan damai. Ajakan tersebut dilakukan oleh salah satu oknum Kepala Desa yang diduga berperan dalam pengondisian para pelaku pengeroyokan.
Ada unsur tersebut, berarti para pelaku sudah jelas, mengapa belum adanya penangkapan.” Ungkap saudara korban.
Karena pihak keluarga merasa takut, jika pihak APH tidak segera menangkap mereka, mereka akan melarikan diri. Karena keponakan saya, sampai saat ini terkapar di rumah sakit dengan luka yang serius.” Tambahnya.
Dalam medsos pemberitaan yang beredar, Bapak Kapolresta Pati juga menyampaikan, bahwa identitas para pelaku pengeroyokan di Mangunrekso sudah diketahui dan dikantongi. Maka dari itu, kami pihak keluarga berharap dan mendukung serta berterimakasih kepada pihak APH agar segera bertindak dan menangkap mereka para pelaku.” tambah ungkapnya kembali.
Jangan buat kami sebagai korban terasa pelaku, karena korban yang selalu meminta keadilan terdapat ancaman maupun intimidasi, mudah – mudahan hal tersebut jangan sampai terjadi dikeluarga kami.” pungkasnya.
Sumber:-@(Team APPI DPD Kab.Pati)













