Example 728x250
BeritaDaerah

Dugaan Perundungan Sesama Guru di SDN Grogol 1 Cilegon, Korban Masuk RS dan Minta Pindah

3942
×

Dugaan Perundungan Sesama Guru di SDN Grogol 1 Cilegon, Korban Masuk RS dan Minta Pindah

Sebarkan artikel ini

DIVISINEWS.COM, BANTEN |

Cilegon – Dunia pendidikan di Kota Cilegon, Banten, tengah dihebohkan oleh dugaan kasus perundungan (bullying) yang melibatkan sesama tenaga pendidik. Peristiwa tersebut disinyalir terjadi di lingkungan SDN Grogol 1, Kota Cilegon.

Seorang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial I diduga menjadi korban perundungan oleh rekan sejawatnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat empat orang yang diduga sebagai pelaku, yakni seorang guru PNS berinisial N, serta tiga rekan lainnya berinisial D, NR, dan E.

Mediasi Belum Temui Titik Temu

Kepala SDN Grogol 1, Lukman, membenarkan adanya konflik internal di lingkungan sekolah yang ia pimpin. Saat ditemui di kediamannya, Lukman menjelaskan bahwa pihak sekolah telah berupaya melakukan mediasi antar-pihak yang bertikai.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Polsek Mambi Polres Mamasa Dukung Swasembada Pangan di Dusun Rinding Bassi Desa Pamoseang

Namun, hingga saat ini, upaya mediasi tersebut belum membuahkan kesepakatan damai.

“Mediasi sudah dilakukan, namun kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan atau berdamai,” ujar Lukman singkat.

Kondisi Korban dan Desakan Sanksi

Akibat tekanan mental yang dialaminya, korban berinisial I dilaporkan sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit selama beberapa minggu. Kondisi kesehatan korban menurun drastis karena diduga mengalami stres berat.

Pasca-insiden tersebut, korban I menyatakan keinginannya untuk pindah tugas dari SDN Grogol 1. Namun, langkah ini memicu reaksi dari berbagai pihak yang menilai bahwa korban seharusnya tetap dipertahankan, sementara pihak pelaku yang semestinya dijatuhi sanksi tegas atau dipindahkan.

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, dugaan perundungan di sekolah tersebut ditengarai bukan pertama kalinya terjadi. Beberapa guru lain dikabarkan pernah memilih pindah sekolah karena tidak tahan menghadapi tekanan serupa.

Baca Juga  Polres Polman Terima Kunjungan Pamatwil OMP Marano dari Polda Sulbar, Tinjau Kantor Penyelenggara Pilkada

Desakan untuk Dinas Pendidikan

Dugaan kasus ini memicu keprihatinan publik karena mencederai citra tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan. Masyarakat mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon untuk segera turun tangan secara objektif.

“Kasus ini harus diselesaikan secara transparan. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan merusak iklim pendidikan dan memberikan dampak buruk bagi nama baik sekolah,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu langkah nyata dari otoritas terkait untuk memastikan penegakan etika profesi guru dan terciptanya lingkungan kerja yang sehat di SDN Grogol 1.

Sumber: Warga

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *