Example 728x250
BeritaDaerah

Geger! Guru PNS di Cilegon Diduga Jadi Korban ‘Bullying’ Rekan Sejawat

353
×

Geger! Guru PNS di Cilegon Diduga Jadi Korban ‘Bullying’ Rekan Sejawat

Sebarkan artikel ini

DIVISINEWS.COM, BANTEN 

Cilegon – Dunia pendidikan di Kota Cilegon, Banten, saat ini tengah dihebohkan oleh dugaan kasus perundungan (bullying) antar-tenaga pendidik. Peristiwa memilukan tersebut disinyalir terjadi di lingkungan SDN Grogol 1, Kota Cilegon.

Seorang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial I diduga menjadi korban perundungan oleh rekan sejawatnya sendiri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat empat orang yang diduga menjadi pelaku, yakni seorang guru PNS berinisial N, serta tiga rekan lainnya berinisial D, NR, dan E.

Mediasi Buntu, Korban Masih Trauma

Kepala SDN Grogol 1, Lukman, membenarkan adanya konflik internal di sekolah yang ia pimpin tersebut. Saat ditemui di kediamannya, Lukman menjelaskan bahwa pihak sekolah telah berupaya melakukan mediasi antar-pihak yang bertikai.

Namun, upaya mediasi tersebut belum membuahkan kesepakatan damai hingga saat ini.

Baca Juga  Polisi Berhasil Ciduk Pelaku Tabrak Lari di Jalan Poros Lebbeng

“Sekolah sudah melakukan mediasi, namun kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan damai,” ujar Lukman singkat.

Kondisi korban I dikabarkan sangat memprihatinkan. Akibat tekanan mental yang luar biasa, korban sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit selama beberapa minggu. Bahkan hingga saat ini, korban masih mengalami ketakutan hebat dan trauma mendalam.

Dindik Kota Cilegon Bungkam

Ironisnya, meski kasus ini telah mencuat ke publik, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon belum memberikan respons sama sekali. Belum ada tindakan nyata atau pernyataan resmi dari otoritas terkait untuk menyelesaikan masalah yang mencoreng citra pendidikan ini.

Ketidakhadiran pihak Dindik dalam menangani kasus ini memicu reaksi keras. Pasca-insiden tersebut, korban I menyatakan keinginannya untuk pindah tugas. Namun, publik menilai kebijakan tersebut tidak adil.

Baca Juga  Gotong Royong Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa Bersama Warga Merenovasi Bangunan Kantor Desa

“Pihak dinas seharusnya bertindak objektif. Mengapa korban yang harus pindah? Seharusnya pelaku yang dijatuhi sanksi tegas atau dipindahkan,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya. Rabu (07/01/2026)

Bukan Kejadian Pertama

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, dugaan praktik perundungan di SDN Grogol 1 ditengarai bukan pertama kalinya terjadi. Beberapa guru lain dikabarkan pernah memilih pindah sekolah karena tidak tahan menghadapi tekanan serupa di lingkungan kerja tersebut.

Masyarakat kini mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon untuk segera turun tangan secara transparan. Penegakan etika profesi guru sangat diperlukan guna memastikan lingkungan kerja yang sehat dan menjaga nama baik dunia pendidikan di Kota Cilegon.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *