Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
BeritaDaerah

Gubernur Jateng Gelar Acara Gerakan Jawa Tengah ASRI Bebas Dari Sampah

86
×

Gubernur Jateng Gelar Acara Gerakan Jawa Tengah ASRI Bebas Dari Sampah

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com//JATENG BATANG – Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik, & Indah) yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, disambut antusiasme berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, kepala daerah, hingga perusahaan-perusahaan.

Hal itu terlihat dalam acara Pencanangan Gerakan Jawa Tengah ASRI melalui Aksi Bersih Sampah di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang pada Selasa, 24 Februari 2026.

Kegiatan ini melibatkan 1.000 peserta dari berbagai unsur, mulai dari kepala daerah, TNI, Polri, pelajar sekolah, perguruan tinggi, badan usaha, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, relawan, mahasiswa, hingga masyarakat.

Salah seorang siswi kelas X SMAN Gringsing Batang, Riska, bersama rekan-rekannya terlihat mengisi karung sampah yang disediakan dalam Aksi Bersih Sampah. Ia bercerita bahwa dirinya sangat senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Mari kita jaga lingkungan kita agar senantiasa aman, resik, sehat, indah,” katanya.

Kepala Departemen Corporate Communication Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy, menyampaikan, pihaknya mendukung penuh Gerakan Jawa Tengah ASRI. Bahkan, ia memberikan bantuan 30 unit tempat sampah kepada pengelola pantai setempat.

Baca Juga  Pemdes Upang Laksanakan Penyerahan BLT - DD Tahap III Tahun 2025 Kepada Penerima Manfaat .

“Tong sampah ini bermanfaat untuk pilah sampah organik dan anorganik, sehingga Pantai Jodo tetap terjaga sebagai daerah pendukung dengan potensi wisatanya,” Ujarnya.

Bukan hanya di Batang, pemerintah kabupaten/kota juga mendukung Gerakan Jawa Tengah ASRI dengan caranya masing-masing.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengatakan, ia mewajibkan setiap kantor pemerintahan di daerahnya untuk membuat biopori atau lubang buatan pada tanah yang diisi sampah organik untuk resapan air.

“Untuk aparatur sipil negara (ASN) juga wajib pilah sampah di lingkungan masing-masing,” Ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Pihaknya telah membentuk Satgas Berlian (Bersih Sungai Lingkungan), yang bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan sungai. Sebab, sampah di Kota Semarang acapkali menjadi penyebab banjir.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyampaikan bahwa ia menggunakan 1.000 kantong guna ulang/_reuseable bag_ untuk mengumpulkan sampah dalam rangka mendukung Gerakan Jawa Tengah ASRI.

Selain itu, ia juga menebar bibit ikan tawes di perairan umum, membuat sumur komposter/teba modern untuk memisahkan sampah organik dan non-organik, serta menggagas program lainnya.

Baca Juga  Kapolres Mamasa Melaksanakan Kegiatan Zoom Meeting Yang di Slenggerakan Oleh SDM Mabes

“Jaga Tirta merupakan gerakan menjaga kebersihan sungai di Salatiga. Kami juga menjaga keindahan kota dengan angrekisasi di setiap sudut kota,” Ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, persoalan sampah di provinsinya sudah masuk kategori darurat, sehingga membutuhkan penanganan dan langkah konkret.

Ia mengingatkan, Presiden telah menargetkan Indonesia menuju zero waste pada 2029. Maka dari itu, Gerakan Jateng ASRI menjadi langkah nyata dalam mewujudkan hal tersebut. Tak hanya itu, ia juga meminta seluruh bupati dan wali kota di Jateng segera menyerahkan data konkret penanganan sampah di daerahnya masing-masing.

Sebagai informasi, Gerakan Jawa Tengah ASRI digelar bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Batang dan dilaksanakan secara serentak di 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Tak hanya Gubernur , turut hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen; Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno; jajaran Forkopimda Jawa Tengah; Bupati Batang, Faiz Kurniawan; dan Forkopimda Kabupaten Batang. Adapun kepala daerah dari kabupaten/kota lain mengikuti kegiatan secara daring.

 

Dok- @(Humas Jateng)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *