Mamuju – Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (10/2/2026).
Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah awal mematangkan persiapan teknis dan administratif guna memastikan pelaksanaan MTQ berjalan optimal, tertib, dan sukses. Sejumlah perwakilan perangkat daerah dan instansi terkait turut hadir membahas kesiapan panitia, dukungan anggaran, sarana prasarana, serta sinergi lintas sektor.
Kegiatan ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, serta mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi pembangunan daerah. MTQ dinilai bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi Qur’ani yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Dalam forum tersebut, ditekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar perangkat daerah agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai perencanaan dan target waktu yang telah ditetapkan.
Di akhir kegiatan, Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh arahan Gubernur dalam menyukseskan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026.
“Kami siap menjalankan arahan Bapak Gubernur untuk memastikan pelaksanaan MTQ ini tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam pembinaan mental spiritual masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya membangun Sulawesi Barat yang maju dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ujar Murdanil.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja secara profesional, solid, dan bertanggung jawab demi terwujudnya penyelenggaraan MTQ yang berkualitas serta membanggakan Sulawesi Barat di tingkat nasional.
Dengan rapat koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimistis pelaksanaan MTQ Tahun 2026 akan berjalan sukses dan menjadi momentum penguatan karakter religius masyarakat Sulawesi Barat.(rls)













