Sukabumi | Divisinews.com – Keindahan alam Agrowisata Taman Gunung Wayang menjadi saksi kemeriahan perayaan HUT ke-11 Komunitas Perantau Asal Sukabumi (KOMPAS), yang digelar pada Sabtu (5/4/2025) di Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Dengan mengusung tema “Rakeut Paheut Dina Manah,” yang berarti “erat terikat dalam hati,” acara ini menyatukan nuansa kekeluargaan dan kerinduan akan kampung halaman dalam harmoni yang hangat.
Ketua KOMPAS, Saeful Alam Aggand, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas eksistensi komunitas yang telah bertahan lebih dari satu dekade. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga solidaritas dan memperkuat silaturahmi yang menjadi pondasi utama berdirinya KOMPAS.
“Semoga kekompakan ini terus terjaga. KOMPAS bukan hanya wadah perantau, tapi juga keluarga besar yang siap membawa manfaat,” ujarnya penuh semangat.
Acara turut dihadiri Kapolsek Kalapanunggal, AKP M. Damar Gunawan, S.Pd., serta perwakilan dari Koramil Kalapanunggal, yang menyampaikan apresiasi atas peran KOMPAS dalam mempererat persatuan masyarakat Sukabumi di perantauan.
Berlangsung dalam suasana kekeluargaan di tengah alam yang asri, kegiatan ini diwarnai berbagai agenda menarik seperti pembagian doorprize, makan bersama, hiburan musik lokal, serta sesi nostalgia dari para perantau yang telah puluhan tahun tak menginjakkan kaki di kampung halaman. Gelak tawa dan haru menyatu menciptakan kenangan yang membekas.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, perayaan ini sekaligus memperkenalkan Agrowisata Taman Gunung Wayang sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi. Kepala Desa Gunung Endut, Dede Mistar, turut mempromosikan potensi besar agrowisata ini yang menyuguhkan pemandangan perbukitan hijau, kebun buah, taman edukasi, serta spot-spot foto alami yang Instagramable.
“Agrowisata Taman Gunung Wayang bukan hanya tempat berlibur, tetapi juga sarana edukasi berbasis pertanian, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi desa. Kami senang lokasi ini dipilih sebagai tempat reuni dan perayaan oleh KOMPAS,” ujar Dede Mistar.
Dengan latar pegunungan dan udara segar yang menyejukkan, peringatan Anniversary ke-11 KOMPAS membuktikan bahwa sinergi antara komunitas dan potensi lokal dapat menciptakan kegiatan positif yang berdampak luas—baik dari sisi sosial, budaya, maupun promosi pariwisata.
Pewarta: Hendriawan