Mamuju Tengah – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah memastikan pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Desa Sinabatta, Kecamatan Topoyo, tetap menjadi prioritas program pemberdayaan ekonomi masyarakat, dengan penyesuaian lokasi agar sesuai ketentuan administratif wilayah.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Mamuju Tengah, Mahyuddin, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan klarifikasi administratif terkait lokasi pembangunan yang sebelumnya menimbulkan perbedaan persepsi antara Desa Sinabatta dan Desa Kambunong.
“Program Koperasi Merah Putih adalah untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah memastikan pembangunan dilakukan sesuai batas wilayah yang sah agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Penyesuaian lokasi dilakukan demi menjaga ketertiban dan kepastian administrasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dinamika terkait tapal batas merupakan persoalan administratif yang dapat terjadi, namun tidak boleh menghambat program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Yang terpenting adalah pembangunan tetap berjalan dan masyarakat tetap rukun. Pemerintah hadir untuk memastikan keduanya berjalan beriringan,” tambahnya.
Sejumlah warga juga menyambut baik langkah penyesuaian tersebut.
Samsul, warga Desa Sinabatta, mengatakan bahwa koperasi sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung kebutuhan ekonomi sehari-hari.
“Kami mendukung koperasi ini karena manfaatnya jelas. Kalau memang harus disesuaikan lokasinya supaya tidak bermasalah, kami setuju yang penting program tetap jalan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ridwan, warga Desa Kambunong, menilai bahwa kejelasan batas wilayah penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
“Kami tidak menolak programnya. Yang penting sesuai wilayah masing-masing dan tidak menimbulkan persoalan baru,” katanya.
Ramlah, salah satu warga perempuan, berharap pembangunan koperasi segera terealisasi di lokasi yang telah disesuaikan.
“Kalau koperasi sudah berjalan, kami sebagai ibu rumah tangga sangat terbantu. Jadi kami berharap semuanya bisa selesai baik-baik,” tuturnya.
Kapolsek Topoyo, Iptu I Made Juliartono, S.H., mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi aman selama proses penyesuaian berlangsung.
“Kami mengajak seluruh warga untuk tidak terpengaruh isu-isu yang belum tentu benar. Sampai saat ini situasi aman dan kondusif. Mari kita jaga bersama agar pembangunan berjalan lancar tanpa gangguan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian terus melakukan monitoring untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga di wilayah perbatasan kedua desa.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mengedepankan komunikasi dan kebersamaan, sehingga pembangunan Koperasi Merah Putih dapat segera terealisasi di lokasi yang sesuai dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat tanpa mengganggu keharmonisan antar desa.















