Majene — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, denyut aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Sentral Majene mengalami peningkatan signifikan. Sejak pagi hingga menjelang siang, Rabu (18/2/26), arus kendaraan roda dua maupun roda empat tampak memadati ruas jalan utama di sekitar area pasar. Kepadatan dipicu oleh warga yang mulai berburu kebutuhan pokok, perlengkapan ibadah, hingga bahan makanan untuk persiapan Ramadhan.
Situasi tersebut membuat jalur di sekitar pusat perekonomian itu mengalami perlambatan arus lalu lintas. Kendaraan yang keluar masuk area parkir, aktivitas bongkar muat pedagang, serta pejalan kaki yang menyeberang hampir bersamaan, menyebabkan antrean kendaraan mengular di beberapa titik persimpangan.
Melihat kondisi tersebut, Satuan Samapta Polres Majene langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu masyarakat agar aktivitas tetap berjalan lancar. Personel ditempatkan pada titik rawan kepadatan guna mengurai kemacetan sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.
Petugas tampak mengatur pergerakan kendaraan secara bergantian, membantu penyeberang jalan, hingga menertibkan parkir liar yang berpotensi mempersempit badan jalan. Kehadiran polisi pun mendapat respons positif dari masyarakat dan para pedagang karena arus lalu lintas berangsur normal kembali.
Selain pengaturan lalu lintas, personel juga memberikan imbauan humanis kepada pengendara agar tetap tertib, tidak berhenti sembarangan, serta mematuhi rambu demi keselamatan bersama. Pendekatan persuasif dipilih untuk menjaga suasana tetap kondusif di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi warga.
Kasat Samapta IPTU Kardono menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Ramadhan merupakan fenomena rutin setiap tahun. Oleh karena itu, pihak kepolisian telah menyiapkan pola pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan pusat keramaian guna mengantisipasi kepadatan.
“Menjelang Ramadhan aktivitas masyarakat pasti meningkat. Kehadiran kami untuk memastikan masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman tanpa terganggu kemacetan,” ujarnya
Dengan kehadiran aparat di lapangan, situasi arus lalu lintas di sekitar Pasar Sentral Majene kembali terkendali. Warga pun dapat melanjutkan aktivitasnya dengan lebih tertib dan lancar, sementara aparat kepolisian tetap bersiaga mengantisipasi lonjakan mobilitas yang diperkirakan terus meningkat hingga memasuki bulan suci Ramadhan.














