Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
Militer

Kapolsubsektor Luyo Dampingi Penjualan 1,7 Ton Jagung ke Bulog

16
×

Kapolsubsektor Luyo Dampingi Penjualan 1,7 Ton Jagung ke Bulog

Sebarkan artikel ini

POLMAN — Polri kembali menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan penjualan hasil panen jagung milik petani Desa Pussui, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kapolsubsektor Luyo IPDA Abdul Hamid bersama Bhabinkamtibmas Desa Pussui, BRIGPOL Iwan Setiawan Sapri, di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kecamatan Wonomulyo, Kamis (26/2/2026).

Sebanyak 1.728 kilogram jagung atau setara 1,7 ton hasil panen warga berhasil dibeli oleh Bulog dengan harga Rp 6.400 per kilogram. Seluruh proses transaksi berlangsung aman, tertib, dan lancar di bawah pengawalan anggota Bhabinkamtibmas.

Baca Juga  Kapolres Polman Hadiri Pembukaan Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara di Tingkat Kabupaten Polman Pemilihan Pilkada Serentak 2024

Kapolsubsektor Luyo IPDA Abdul Hamid, menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta memastikan hasil panen petani dapat terserap secara optimal oleh lembaga penyangga pangan nasional.

“Kami dari Subsektor Luyo berkomitmen untuk terus mendukung para petani, khususnya dalam hal pendampingan penyaluran hasil panen ke Bulog. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan program ketahanan pangan pemerintah berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani,” ujar IPDA Abdul Hamid.

Bhabinkamtibmas Desa Pussui, BRIGPOL Iwan Setiawan Sapri, menegaskan bahwa kehadiran aparat di sektor pertanian bertujuan memberikan jaminan keamanan sekaligus memastikan proses distribusi komoditas berjalan sesuai aturan dan harga yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Peran Aktif Babinsa Desa Tunggulwulung Kawal Penyerapan Gabah Petani oleh

“Kita hadir di tengah masyarakat agar setiap hasil produksi jagung bisa terserap dengan baik oleh Bulog, dengan harga yang telah ditetapkan. Ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani di desa kami,” jelasnya.

Para petani menyambut baik inisiatif ini, berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga produksi pertanian lokal semakin meningkat dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan Nasional.

Humas Polres Polman

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *