Sulawesi Selatan//DivisiNews – Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi para pembina Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan modal usaha kepada sejumlah guru TPA. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pembina yang selama ini berperan penting dalam pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda.
Ketua DPW BKPRMI Sulsel, Asri Said, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian organisasi terhadap para guru TPA yang telah mengabdikan diri dalam membina dan mendidik santri.
“Dengan program ini kita harapkan dapat menumbuhkan semangat berusaha bagi para pembina TPA, sehingga ke depannya mereka bisa meningkatkan kesejahteraan dan lebih tenang dalam mengajar serta membina para santri,” ujar Asri Said.
Ia menjelaskan bahwa program pemberian modal usaha ini merupakan pilot project yang dirancang tidak hanya memberikan bantuan finansial semata. Para penerima manfaat juga akan mendapatkan pendampingan kewirausahaan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Tidak hanya modal yang diberikan, tetapi juga pendampingan kewirausahaan, termasuk pelatihan manajemen keuangan. Tujuannya agar usaha yang dijalankan dapat dikelola dengan baik dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pembina TPA,” jelasnya.
Melalui program ini, BKPRMI Sulsel berharap para guru TPA tidak hanya berperan dalam membangun karakter dan pemahaman keagamaan generasi muda, tetapi juga mampu memperkuat kemandirian ekonomi keluarga mereka.
Ke depan, program ini direncanakan akan terus dievaluasi dan berpotensi diperluas sehingga semakin banyak pembina TPA yang dapat merasakan manfaatnya.
Bantuan Modal Usaha ini merupakan Donasi Zakat dari salah satu pengusaha di Maros, Bapak Alfian yang berharap kiranya bantuan ini bisa menjadi Pancing (alat) yang bisa digunakan untuk berkembang secara finansial














