Example 728x250
Berita

MPC Pemuda Pancasila Kota Pasuruan Kutuk Serangan di Lebanon, Tiga Prajurit TNI Gugur

37
×

MPC Pemuda Pancasila Kota Pasuruan Kutuk Serangan di Lebanon, Tiga Prajurit TNI Gugur

Sebarkan artikel ini

divisinews.com // KOTA PASURUAN — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pasuruan menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Selain itu, MPC PP juga mengecam keras serangan yang menyebabkan jatuhnya korban tersebut, yang dinilai sebagai tindakan brutal di tengah memburuknya situasi keamanan kawasan.

Ketua MPC PP Kota Pasuruan, Mokh Lukman Said, menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Indonesia, keluarga korban, serta seluruh jajaran TNI yang terdampak.Selasa

“Kami menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya kepada bangsa Indonesia, khususnya keluarga para prajurit yang gugur maupun yang menjadi korban luka saat menjalankan tugas mulia di Lebanon,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

MPC PP Kota Pasuruan mencatat tiga prajurit TNI yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Baca Juga  Penyerahan Remisi Umum di Lapas Kelas III Mamasa dalam Rangka Hari Kemerdekaan RI

Selain itu, lima prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat dua insiden berbeda dalam kurun waktu 24 jam.
Insiden pertama terjadi pada Minggu malam waktu setempat, saat markas pasukan perdamaian Indobatt UNP 7-1 di Desa Achid Alqusayr diserang.

Dalam peristiwa tersebut, Praka Farizal Rhomadhon gugur, sementara tiga prajurit lainnya mengalami luka.

Serangan kedua terjadi keesokan harinya, saat pasukan tengah mengawal konvoi Combat Support Service Unit (CSSU). Ledakan yang terjadi dalam insiden ini mengakibatkan dua prajurit TNI lainnya gugur.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon. Hingga saat ini, pihak UNIFIL masih melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti serangan.

Baca Juga  Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi Tepat Waktu,Gubernur Jateng Pantau Langsung THR Perusahaan

MPC PP Kota Pasuruan menilai rangkaian peristiwa ini menunjukkan meningkatnya pola kekerasan yang tidak lagi memandang target, termasuk personel penjaga perdamaian internasional.

“Kami mengutuk keras serangan brutal dan keji seperti ini. Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan militer, tetapi juga memperbesar ancaman terhadap warga sipil dan pasukan perdamaian,” tegas Lukman.

Menurutnya, insiden ini menjadi bukti bahwa pasukan perdamaian tidak lagi berada dalam zona aman.

“Terbukti bahwa masyarakat sipil dan prajurit perdamaian pun kini menjadi sasaran serangan,” pungkasnya.

Sebagai penutup, MPC PP Kota Pasuruan turut mendoakan para prajurit yang gugur agar diterima amal ibadahnya, serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Penulis: ALEditor: Sli
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *