Mamasa–Musyawarah Besar (MUBES) Mamasa Digital Forum (MDF) resmi digelar pada Sabtu, pukul 09.00 WITA di Aula Mini Lingkungan Lembang Banggo, Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 23.00 WITA tersebut berjalan aman dan kondusif serta diikuti sekitar 50 kreator digital dari berbagai platform media sosial, 21 Februari 2026
Mamasa Digital Forum (MDF) merupakan wadah yang menghimpun para pelaku dan kreator konten digital di Kabupaten Mamasa, mulai dari TikTok, Facebook, Instagram hingga YouTube. Kehadiran forum ini diharapkan menjadi sarana kolaborasi, edukasi, dan penyalur aspirasi para kreator agar mampu berkontribusi positif dalam pembangunan daerah serta menjaga iklim informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Kegiatan MUBES turut dihadiri oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, SE., MM; Kasat Intelkam Polres Mamasa AKP Muh. Ilyas, S.E., M.M. yang mewakili Kapolres Mamasa; Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa Ernesto Randan, S.Ip; Inspektur Daerah Kabupaten Mamasa Drs. Kain Lotong Sembe, MM; Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa Eva Yuslianti Yusuf, SP., MM; Pj. DPC Partai Gerindra Kabupaten Mamasa Hj. Andi Farida Fachri, SE., yang juga pemerhati pariwisata; Ketua Panitia MDF Manase Pataru; serta para peserta MUBES dari kalangan kreator digital se-Kabupaten Mamasa.
Dalam sambutannya, Bupati Mamasa menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital yang pesat telah menjadikan media sosial bukan sekadar sarana hiburan, melainkan juga ruang informasi, edukasi, dan pembentukan opini publik. Karena itu, peran komunitas digital dinilai sangat strategis dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Mamasa, lanjutnya, sangat mengapresiasi keberadaan Mamasa Digital Forum karena sejalan dengan upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital secara cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa Musyawarah Besar ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja yang konstruktif, serta memilih kepengurusan yang mampu membawa MDF semakin maju dan profesional.
Bupati juga mengajak seluruh anggota MDF untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, serta konten negatif. Ia berharap para kreator dapat menyebarkan informasi yang menyejukkan, membangun, dan mampu mengangkat berbagai potensi daerah.
“Banyak peluang dan potensi yang bisa kita kembangkan di Mamasa. Kita tidak harus bergantung pada sektor tertentu. Melalui forum ini, mari kita programkan langkah ke depan agar lebih bermanfaat dan mampu memunculkan potensi daerah kita sendiri,” ujarnya sekaligus membuka secara resmi rangkaian Musyawarah Besar Mamasa Digital Forum.
Adapun rangkaian kegiatan MUBES meliputi pembukaan, pengesahan peserta, pembahasan dan pengesahan tata tertib serta jadwal, pemilihan majelis ketua, sidang komisi dan sidang pleno, hingga pemilihan serta pelantikan pengurus baru sebelum penutupan acara.
Dengan terlaksananya MUBES ini, diharapkan Mamasa Digital Forum semakin solid, profesional, dan mampu menjadi motor penggerak literasi digital serta promosi potensi daerah di Kabupaten Mamasa.
Humas Polres Mamasa Polda Sulbar














