Breaking News
Wartawan Banyuasin Kompakak Meniggalkan Aula Polres, Protes Perlakuan Humas dim out tersebut dipicu kekecewaan para jurnalis bertugas di Banyuasin terhadap pihak Humas Polres Banyuasin yang dinilai lebih memprioritaskan wartawan dari luar daerah dibandingkan dengan wartawan Banyuasin sendiri. Perlakuan itu dianggap sebagai bentuk diskriminasi yang melukai perasaan wartawan lokal. “Ini bentuk protes kami, karena merasa dianaktirikan. Humas Polres Banyuasin telah mengisikan absen absen wartawan dari Palembang sebanyak 52 orang sudah ditulis sedangkan wartawan Banyuasin belum. Padahal kami yang sehari-hari meliput kegiatan Polres di Banyuasin,” tegas Deni Arianto, wartawan media online MarahPutih.co.Id yang menjadi salah satu juru bicara dari aksi spontan tersebut. Menurut sejumlah wartawan, pihak Humas terkesan tidak menghargai keberadaan mereka yang selama ini sudah berperan besar dalam menyebarluaskan informasi mengenai kinerja Polres Banyuasin. Bahkan, salah satu anggota Humas sempat menyampaikan ucapan yang dinilai merendahkan martabat wartawan lokal. “Biarlah media dari Banyuasin nak pegi, ada rekan media yang lain yang mau memberitakan pers rillis hari ini,” ujar Dwi salah humas polres Banyuasin kepada awak media Perlakuan diskriminatif semacam itu, kata para jurnalis, jelas mencederai hubungan baik antara Polres dan insan pers yang selama ini terbangun cukup harmonis. Mereka menilai sikap arogansi tersebut bisa menimbulkan jarak dan ketidakpercayaan di kemudian hari. Aksi meninggalkan aula dilakukan serentak sebagai bentuk peringatan agar pihak Polres, khususnya bagian Humas, segera melakukan evaluasi dan perbaikan dalam pola komunikasi. Para wartawan menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen menjalankan fungs.
Example 728x250

DIVISI NEWS

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.