Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
Ragam

Pemkab Bireuen dan PMI Hadir di Tengah Duka, Korban Kebakaran Jeunieb Terima Bantuan

29
×

Pemkab Bireuen dan PMI Hadir di Tengah Duka, Korban Kebakaran Jeunieb Terima Bantuan

Sebarkan artikel ini

BIREUEN – Wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Palang Merah Indonesia (PMI). Bupati Bireuen, Mukhlis, S.T., didampingi Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H. yang akrab disapa Edi Obama, turun langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Dusun Tgk Digarot, Desa Cot Geulanggang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Musibah yang diduga akibat korsleting arus listrik itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, seluruh isi rumah dilaporkan hangus terbakar dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp200 juta. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa bencana dapat datang tanpa diduga, menguji ketabahan sekaligus mempererat nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Dalam kunjungannya, Bupati Mukhlis menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warga Kecamatan Jeunieb. Ia menegaskan, kehadiran pemerintah bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata empati dan tanggung jawab terhadap rakyat.

Baca Juga  Girijaya Menjadi Contoh Desa Wisata Budaya Unggulan Sukabumi

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Pemerintah Daerah bersama PMI hadir untuk memastikan korban mendapatkan perhatian dan bantuan awal. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang terdampak,” ujar Mukhlis.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar masa panik seperti sembako, perlengkapan rumah tangga, serta kebutuhan mendesak lainnya. Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, menyebutkan bahwa respons cepat ini merupakan komitmen PMI untuk selalu hadir dalam setiap situasi darurat.

“Dalam setiap bencana, kemanusiaan harus menjadi prioritas utama. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Mukhlis juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Ia menekankan pentingnya memastikan pemasangan listrik sesuai aturan, menghindari beban arus berlebihan, serta mencabut perangkat listrik saat tidak digunakan.

Baca Juga  Kapolda Sulsel Kunjungi Kantor TV One Biro Makassar, Perkuat Sinergi untuk Pemberitaan Kamtibmas.

“Kewaspadaan adalah langkah awal pencegahan. Jangan pernah menganggap sepele hal-hal kecil yang bisa memicu risiko besar,” pesannya.

Peristiwa ini menjadi refleksi bahwa solidaritas adalah kekuatan utama dalam menghadapi cobaan. Api mungkin telah melahap bangunan dan harta benda, tetapi semangat gotong royong dan kepedulian tidak pernah padam. Dari kepedulian itulah harapan kembali tumbuh.

Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama PMI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat—menjadi pelindung, pengayom, sekaligus penguat di saat suka maupun duka. Karena kepemimpinan yang bermakna adalah kepemimpinan yang mampu menghadirkan solusi dan menyalakan kembali harapan di tengah kegelapan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *