Example 728x250
BeritaDaerah

Pemprov Jateng Beri Dukungan Nyata untuk Pendidikan Di Pondok Pesantren

66
×

Pemprov Jateng Beri Dukungan Nyata untuk Pendidikan Di Pondok Pesantren

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com//JATENG PEKALONGAN – Sejumlah pengasuh pesantren menilai bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dukungan nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan agama di pondok.

Hal itu disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Roudhlotul Qur’an Jetak Kidul, Wonopringo, Kabupaten Pekalongan, Habib Ali, dalam acara Wisuda Tahfiz Qur’an di pesantren tersebut pada Minggu, 1 Februari 2026.

Dukungan itu ditunjukkan dengan pemberian tali asih (bisyarah) kepada santri penghafal Al-Qur’an. Selain itu, kehadiran langsung Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam acara-acara keagamaan di pesantren juga memperkuat hal tersebut.

Pada kesempatan itu, Habib Ali mengapresiasi perhatian dan kehadiran Wagub Jateng. Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam kegiatan keagamaan, seperti wisuda tahfiz menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan di pondok.

“Saya berharap pengalaman belajar di pondok pesantren ini menjadi sumber ilmu yang membawa berkah di dunia dan akhirat,” ujarnya.

Dalam acara itu, ada tiga santri penghafal Al-Qur’an 30 juz yang menerima tali asih dari Pemprov Jateng, yakni Ahmad Ro’in Tuqotullah, Siti Aisyah, dan Nurul Musthofi’ah.

Baca Juga  Polres Mamasa Gelar Olah TKP Penemuan Mayat di Dusun Pokko Desa Tadokalua Kecamatan Tabang Kabupaten Mamasa

Dengan adanya pemberian bisyarah ini, Pemprov Jawa Tengah berharap semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk menghafal Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya, sehingga mereka bisa ikut memperkuat dimensi spiritual dalam proses pembangunan di provinsi ini.

Sehari sebelumnya, Wagub Jateng juga menghadiri acara Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Asma Chusna, Desa Kranji, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu, 31 Januari 2026. Dalam acara itu, tali asih diberikan kepada 16 penghafal Al-Qur’an.

Pengasuh Pondok Pesantren Asma Chusna, Zufar Mubarok, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wagub yang tidak hanya hadir sebagai pejabat pemerintah, tetapi juga sebagai tokoh pesantren.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan, berbagai upaya yang dilakukan Pemprov Jateng menjadi bentuk dukungan kepada pendidikan di pesantren, sekaligus ikhtiar untuk menghadirkan keberkahan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan begitu, hasil pembangunan di Jateng dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas oleh masyarakat.

Baca Juga  Gerak Cepat Polsek Sarudu Datangi TKP Bocah Tewas Tenggelam di Empang Desa Dapurang

“Pemerintah memberikan bisyarah kepada orang-orang yang menghafalkan Al-Qur’an. Supaya APBD Jawa Tengah berkah,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa capaian santri dalam menghafal Al-Qur’an sebaiknya tidak berhenti pada momentum wisuda. Para santri didorong untuk melanjutkan dan memperdalam hafalan serta pemahaman, karena Al-Qur’an mengandung banyak ilmu yang bisa menjadi bekal dalam berbagai aspek kehidupan.

Apalagi, nilai-nilai dalam Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam berdakwah, bersikap, dan menjalani kehidupan bermasyarakat.

Sebagai informasi, Pemprov Jateng memberikan tali asih senilai Rp1 juta untuk masing-masing penghafal Al-Qur’an. Tercatat dari Januari-17 Desember 2025, tali asih telah disalurkan kepada sebanyak 1.041 santri penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah.

 

Pada tahun 2026, Pemprov Jateng terus menegaskan komitmennya untuk kembali menyalurkan tali asih bagi para penghafal Al-Qur’an di wilayahnya.

 

Dok- (Humas Jateng)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *