Example 728x250
BeritaDaerah

Pemprov Jateng Tegaskan Wacana Pengembalian 6 Hari Sekolah SMA/SMK Masih Dalam Kajian

194
×

Pemprov Jateng Tegaskan Wacana Pengembalian 6 Hari Sekolah SMA/SMK Masih Dalam Kajian

Sebarkan artikel ini

Divisinews .com//KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga kini masih mengkaji wacana pengembalian kebijakan enam hari sekolah bagi SMA/SMK di wilayahnya.

“Masih dikaji untuk ide enam hari sekolah” ucap Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, di sela menghadiri acara peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kudus pada Kemarin Sabtu, 22 November 2025.

Pada kesempatan itu, ia menampung berbagai masukan dari elemen masyarakat mengenai wacana enam hari sekolah. Tentunya, usulan dan saran yang ada akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan.

Sekda menyampaikan, setiap ada permasalahan di bidang pendidikan, nantinya hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi.

Baca Juga  Temui Guru dan Siswa-siswi SD, Ini Yang Disampaikan Kasat Samapta Polres Gowa

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan, tujuan utama kebijakan lima hari sekolah adalah memberikan waktu luang kepada anak untuk berkumpul bersama keluarga. Akan tetapi, berdasarkan kajian, orang tua banyak yang bekerja selama enam hari, bahkan tujuh hari dalam sepekan.

“Dengan kebijakan lima hari sekolah, ada dua hari libur anak. Maka ada satu hari yang tanpa pengawasan,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, secara tegas menjalankan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anak. Maka dari itu, pengembalian kebijakan enam hari sekolah ini diharapkan mampu memberikan perlindungan kepada anak saat mereka berada di luar pengawasan orang tua.

Baca Juga  Sat Binmas Polres Pasangkayu Sosialisasi Terkait Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba Pada Siswa

Meskipun demikian, penerapan kebijakan ini tetap akan mempertimbangkan hasil kajian dari para pakar pendidikan, perguruan tinggi, kalangan dewan, dan pihak-pihak terkait.

Wagub mengatakan, rencana pengembalian kebijakan enam hari sekolah yang diterapkan oleh Pemprov Jateng, nantinya akan diberlakukan untuk jenjang SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab dan kewenangan provinsi.

 

 

Dok- @(Humas)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *