Takalar — Pimpinan Redaksi (Pimred) Divisi News, Tumalabbiritta YM. Kamsiruddin Daeng Liwang, SE., SH., MH dijadwalkan menghadiri kegiatan budaya “Festival La’lang Sipue” yang akan digelar di Desa Tonasa Sanrobone, Kabupaten Takalar, Ahad (24/5/2026).
Kehadiran Kamsiruddin Daeng Liwang berdasarkan undangan resmi dari Lembaga Adat Gallarrang Tonasa melalui surat bernomor 035/A/lagt/Und.Budaya/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026.
Festival La’lang Sipue merupakan pagelaran tradisi budaya sedekah bumi “Akkawaru Angrong Ase Dato’” yang menjadi bagian dari pelestarian adat dan budaya masyarakat Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Situs Benteng Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan, dengan rangkaian prosesi adat yang diawali di Tonasa Sanrobone, Kabupaten Takalar.
Dalam agenda kegiatan, prosesi “Akkawaru Angrong Ase Dato’” dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 hingga 11.30 Wita, kemudian dilanjutkan dengan Prosesi Akkawaru Punto Loe Bilalang pada pukul 13.00 sampai 15.00 Wita.
Panitia pelaksana juga menetapkan pakaian adat sebagai dress code bagi seluruh tamu undangan dan peserta kegiatan. Ex. Event/Gallarrang Tonasa, Hamin Mustafa Daeng Nyanrang mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menjaga dan memperkenalkan warisan budaya leluhur kepada generasi muda.
“Festival ini bukan hanya seremonial adat, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai budaya dan tradisi masyarakat yang terus dijaga hingga saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kamsiruddin Daeng Liwang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya untuk menghadiri kegiatan adat tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh panitia serta Lembaga Adat Gallarrang Tonasa atas undangan dan penghormatan yang diberikan. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam menjaga kelestarian budaya dan memperkuat persatuan masyarakat adat di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai budaya lokal tetap lestari serta mempererat hubungan silaturahmi antar tokoh adat, masyarakat, dan pemerhati budaya di Sulawesi Selatan.












