Majene – Aparat Kepolisian Resor Majene berhasil mengamankan seorang pria yang diduga melakukan percobaan pembakaran rumah warga di lingkungan Passarang Selatan, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Penangkapan terhadap pelaku berlangsung dramatis setelah sebelumnya sempat melakukan perlawanan dengan membawa senjata tajam.
Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu, (7/3/26), ketika seorang pria bernama Adi (43) diduga berupaya membakar rumah milik Hardi yang berada di Lingkungan Passarang Selatan. Beruntung, aksi tersebut cepat diketahui oleh warga sekitar sehingga api yang mulai menyala berhasil dipadamkan sebelum merembet dan menyebabkan kebakaran lebih besar.
Mengetahui kejadian tersebut, personel Polres Majene bersama piket fungsi langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya penjemputan terhadap pelaku. Namun saat didatangi petugas di kediamannya di Dusun Assarang, pelaku diketahui berada di dalam rumah sambil memegang parang dan tombak, sehingga situasi sempat menegang.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian memilih melakukan pendekatan persuasif dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat, guna melakukan negosiasi terhadap pelaku.
Dari informasi yang dihimpun, korban Hardi diketahui merupakan guru spiritual dari pelaku. Namun diduga terjadi kesalahpahaman antara keduanya yang memicu emosi pelaku hingga nekat mencoba merusak bahkan membakar rumah korban.
Upaya persuasif yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu, (8/3/26), pelaku Adi berhasil diamankan oleh tim Sat Reskrim Polres Majene di kediamannya di Kelurahan Totoli.
Kasat Reskrim Polres Majene AKP Fredy, S.H., M.H. yang memimpin langsung proses penangkapan menjelaskan bahwa proses tersebut berjalan cukup alot karena pelaku sempat bertahan di atas rumah sambil membawa senjata tajam.
“Proses penangkapan berlangsung cukup menegangkan karena pelaku memegang parang dan tombak di atas rumahnya. Oleh karena itu, petugas mengambil langkah hati-hati dan tidak gegabah agar tidak menimbulkan risiko baik bagi petugas maupun pelaku,” jelasnya.
Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Majene dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Sat Reskrim untuk mendalami motif serta proses hukum lebih lanjut terkait kasus tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta tidak mudah terpancing oleh persoalan pribadi yang dapat berujung pada tindakan melanggar hukum.














