Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
BeritaDaerah

Sebanyak 200 Dosen Dari Seluruh Indonesia Digembleng Ideologi Pancasila Di Jawa Tengah

85
×

Sebanyak 200 Dosen Dari Seluruh Indonesia Digembleng Ideologi Pancasila Di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com//SEMARANG – Sebanyak 200 dosen Pendidikan Pancasila dari 108 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Selama tiga hari, para akademisi tersebut tidak hanya berdiskusi tentang materi ajar, tetapi juga strategi untuk membentuk karakter mahasiswa.

Pelatihan yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu menjadi ruang konsolidasi penting bagi dosen-dosen Pendidikan Pancasila, di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan bahwa peran dosen sangat krusial, karena nilai-nilai Pancasila pertama kali dipahami dan dikembangkan secara sistematis di bangku kuliah.

Menurutnya, mahasiswa bukan sekadar peserta didik, melainkan calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, ideologi Pancasila harus tertanam kuat, tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga harus diterapkan dalam tindakan.

“Nilai ideologi Pancasila itu harus tertanam di teman-teman kita mahasiswa,” ucap Sekda dalam acara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Khusus bagi Dosen Pendidikan Pancasila Angkatan V di Hotel Novotel Semarang pada Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga  Wakili Kapolres Polman, Kapolsek Polewali Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Takraw Pulleme Cup VIII di Kelurahan Matakali

Ia menegaskan, penguatan ideologi Pancasila berkaitan langsung dengan kondusivitas wilayah. Apalagi, persatuan dan stabilitas sosial menjadi prasyarat utama pembangunan daerah.

Tak hanya itu, Sekda juga menyoroti pentingnya pendekatan _training of trainers_ (ToT) atau pelatihan untuk pelatih dalam diklat tersebut. Dengan model ini, para dosen diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan ideologi Pancasila secara lebih masif di lingkungan kampus masing-masing.

“Kami berharap bahwa dengan pelatihan ini, embrio (cikal bakal ideologi Pancasila) akan berkembang (dan) menyebar ke seluruh masyarakat, khususnya Jawa Tengah, dan kami sangat membutuhkan ini,” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, menyebut pembinaan ideologi Pancasila kini diperkuat melalui buku teks utama yang diterbitkan BPIP bersama kementerian terkait.

Ia mengatakan, buku itu sudah digunakan mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Saat ini, BPIP tengah menyiapkan buku teks utama Pendidikan Pancasila untuk perguruan tinggi.

Baca Juga  Hari Kelima Operasi Keselamatan Marano 2025, Polresta Mamuju Berikan Sanksi Tilang kepada 30 Pelanggar

Dalam kesempatan itu, Yudian menyoroti Kota Semarang sebagai salah satu daerah dengan implementasi Pendidikan Pancasila yang sangat masif.

“Semarang hampir mencapai 98 persen, dalam penyelenggaraan Pendidikan Pancasila berbasis buku teks utama. Ini capaian yang patut diapresiasi,” Katanya.

Sebagai informasi, Diklat Angkatan V ini diikuti sebanyak 200 dosen, dengan rincian sebanyak 140 peserta dari luar Kota Semarang dan 60 dosen dari Kota Semarang.

Selama pelatihan, peserta difokuskan pada penguatan kemampuan untuk mengonstruksikan karakter Pancasila melalui aspek pengetahuan, sikap/komitmen, dan tindakan, khususnya dalam pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Pendidikan Pancasila.

Melalui forum ini, harapannya dosen tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga motor penggerak internalisasi nilai Pancasila di lingkungan akademik.

 

 

Dok-@(Humas Jateng)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *