Example 728x250
Militer

Gerak Cepat Pamapta Polres Majene Datangi TKP Dugaan Pengeroyokan di Depan Kampus Stikes Marendeng

31
×

Gerak Cepat Pamapta Polres Majene Datangi TKP Dugaan Pengeroyokan di Depan Kampus Stikes Marendeng

Sebarkan artikel ini

Majene – Gerak cepat ditunjukkan personel Polres Majene dalam merespons laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di depan Kampus Stikes Marendeng Majene, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Rabu (11/3/2026).

Peristiwa tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Pamapta Polres Majene IPDA Mulya Dhewana Pribumi, S.Tr.I.K bersama personel piket fungsi Polres Majene dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal serta memastikan situasi tetap kondusif.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi, diketahui dua orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Korban pertama bernama Arya Praditya Rukman (21), seorang mahasiswa yang beralamat di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene. Sementara korban kedua yakni Asnawi (31), juga berstatus mahasiswa yang berdomisili di Jalan Jendral Ahmad Yani No. 6, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae.

Baca Juga  Jamin Keamanan Penyampaian Aspirasi, Personel Polres Majene Kawal Aksi Damai PMII

Berdasarkan kronologis kejadian, sekitar pukul 17.30 Wita Arya Praditya Rukman sedang berkumpul bersama seorang rekannya, Yuliana, di sebuah rumah kost yang berada di depan Kampus Stikes Marendeng Majene. Tidak lama kemudian, sekelompok orang yang diduga dalam pengaruh minuman keras datang ke lokasi dan langsung melakukan pemukulan terhadap Arya.

Akibat kejadian tersebut, Arya kemudian menghubungi rekannya, Asnawi, untuk meminta bantuan. Setelah itu Asnawi tiba di lokasi kejadian. Namun situasi kembali memanas ketika para terduga pelaku bersama rekannya kembali mendatangi rumah kost tersebut dan melakukan pengeroyokan terhadap Asnawi.

Mendapat laporan tersebut, personel Polres Majene segera menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan langkah-langkah penanganan. Di antaranya dengan mengamankan lokasi, mendata identitas korban serta saksi-saksi, serta melakukan pencarian alat bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Baca Juga  Dalam Rangka HUT Ke 75 Lantamal VI Gelar Pertandingan Bola Voli Antar Satker.

Selain itu, petugas juga mengantar para korban ke RSUD Kabupaten Majene guna menjalani pemeriksaan medis dan visum sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Petugas kemudian mengarahkan para korban untuk melaporkan secara resmi kejadian tersebut ke SPKT Polres Majene agar dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para terduga pelaku serta motif terjadinya pengeroyokan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *