Example 728x250
BeritaDaerahOpini

H. IING MISBAHUDDIN TEGASKAN: SISPALA DAN MAHASISWA PILAR STRATEGIS PENJAGAAN LINGKUNGAN MAJALENGKA

30
×

H. IING MISBAHUDDIN TEGASKAN: SISPALA DAN MAHASISWA PILAR STRATEGIS PENJAGAAN LINGKUNGAN MAJALENGKA

Sebarkan artikel ini

DIVISINEWS||MAJALENGKA, 1 November 2026 — Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka Fraksi PKS, H. Iing Misbahuddin, S.M., S.H., menegaskan peran strategis generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Hal ini disampaikan saat beliau menjadi narasumber dalam peringatan Dies Natalis ke-31 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) AKAMPA Universitas Majalengka, yang berlangsung di Auditorium UNMA pada Jumat, 31 Oktober 2026.

H. Iing Misbahuddin (Ketua Komisi III DPRD Majalengka), pengurus dan anggota AKAMPA, serta perwakilan SISPALA dari berbagai SLTA
Penyampaian pandangan strategis mengenai peran generasi muda dalam pelestarian lingkungan
Auditorium Universitas Majalengka
Jumat, 31 Oktober 2026
Untuk memperkuat kesadaran bahwa kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah
Melalui dialog strategis yang melibatkan unsur legislatif, akademisi, dan pelajar

KESADARAN LINGKUNGAN HARUS DITANAMKAN SEJAK DINI

Dalam pemaparannya, Iing Misbahuddin menyampaikan bahwa masa depan kelestarian lingkungan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, melainkan sangat ditentukan oleh kesadaran dan partisipasi aktif generasi muda.

“Generasi muda bukan sekadar penerus pembangunan, melainkan pihak yang memikul tanggung jawab menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Kesadaran lingkungan perlu dibangun sejak dini dan menyebar ke seluruh lapisan masyarakat.”

Keberadaan organisasi seperti SISPALA di kalangan pelajar dan AKAMPA di lingkungan kampus dinilai sangat penting sebagai ruang pembelajaran sekaligus penggerak perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan hidup.

PEMBANGUNAN HARUS SEJALAN DENGAN KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN

Iing juga mengingatkan bahwa pembangunan rendah karbon bukan sekadar wacana ekologis, melainkan kebutuhan mendesak. Kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan daya dukung lingkungan. Sebagai fungsi legislatif, pengawalan kebijakan pembangunan menjadi sangat penting agar tetap berpihak pada keseimbangan alam dan kepentingan masyarakat jangka panjang.

DARI DISKUSI MENUJU AKSI KONKRET

Sinergi antara legislatif, dunia akademik, dan mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan melahirkan gagasan, kebijakan, dan langkah nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui momentum Dies Natalis ke-31 AKAMPA, diharapkan kesadaran lingkungan semakin menguat di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat luas.

“Majalengka yang hijau, bersih, dan berkelanjutan membutuhkan dukungan semua pihak. Mari kita wujudkan bersama demi masa depan yang lebih baik.”

Reporter: Asep Iskandar

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *