Example 728x250
BeritaDaerahHukum & KriminalOpiniPendidikan

Dapur MBG Walangsari 2 Dihentikan Sementara, Penerima Manfaat Pertanyakan Alasannya

40
×

Dapur MBG Walangsari 2 Dihentikan Sementara, Penerima Manfaat Pertanyakan Alasannya

Sebarkan artikel ini

Sukabumi, divisinews.com//Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Walangsari 2 dikabarkan untuk sementara waktu dihentikan operasionalnya. Kondisi tersebut menuai kekecewaan dan tanda tanya dari sejumlah penerima manfaat, khususnya pihak sekolah dan lembaga pendidikan yang sebelumnya menerima pendistribusian makanan dari Dapur MBG Walangsari 2.
Pasalnya, selama masih beroperasi, Dapur MBG Walangsari 2 dinilai mampu menyajikan menu makanan yang baik, beragam, dan disukai oleh para penerima manfaat.

Kini, pendistribusian makanan sementara dialihkan atau dikaper oleh dapur MBG lain. Namun, sejumlah penerima manfaat menilai terdapat perbedaan yang cukup terasa, baik dari segi menu maupun kualitas penyajian makanan dibandingkan dengan yang sebelumnya disalurkan oleh Dapur MBG Walangsari 2.
Hal inilah yang kemudian menjadi pertanyaan di kalangan penerima manfaat. Mereka menyayangkan mengapa dapur yang dinilai memiliki kualitas menu baik justru harus dihentikan sementara.

Sejumlah penerima manfaat berharap adanya penjelasan terbuka dari pihak terkait mengenai alasan penghentian sementara operasional Dapur MBG Walangsari 2.
“Kami sangat menyayangkan Dapur MBG Walangsari 2 berhenti sementara. Padahal selama ini menu yang diberikan bagus dan anak-anak juga sangat menyukainya. Kami jadi bertanya-tanya, kenapa dapur yang sudah berjalan baik justru dihentikan,” ungkap salah seorang penerima manfaat yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Menurutnya, setelah pendistribusian dialihkan ke dapur lain, terdapat perbedaan yang cukup dirasakan oleh para penerima manfaat.
“Sekarang memang sudah dikaper oleh dapur lain, tetapi kalau dibandingkan dengan Dapur MBG Walangsari 2, menurut kami ada perbedaan. Menu dari Walangsari 2 sebelumnya lebih bagus dan lebih lengkap. Kami hanya berharap kualitas makanan untuk anak-anak tetap menjadi perhatian,” lanjutnya.

Kepala PAUD SPS Melati: Anak-anak Menyukai Menu dari MBG Walangsari 2
Kepala Sekolah PAUD SPS Melati, Deden Hendra Nurjaman, membenarkan bahwa pihaknya menyayangkan penghentian sementara pendistribusian dari Dapur MBG Walangsari 2.

Menurutnya, selama program MBG disalurkan melalui dapur tersebut, menu yang diterima anak-anak dinilai baik.
“Kami tentu menyayangkan adanya penghentian sementara Dapur MBG Walangsari 2. Selama ini kami melihat menu yang diberikan cukup bagus dan anak-anak sebagai penerima manfaat juga menyukainya,” ujar Deden.

Ia berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan dan kepastian mengenai status operasional Dapur MBG Walangsari 2.
“Kami berharap ada kejelasan kenapa dihentikan sementara. Jangan sampai penerima manfaat hanya menunggu tanpa mengetahui apa permasalahannya. Yang terpenting bagi kami adalah keberlanjutan program dan kualitas makanan untuk anak-anak,” katanya.

Kepala MI Bojonggintung: Ada Perbedaan dengan Dapur Pengganti
Hal senada disampaikan Kepala Sekolah MI Bojonggintung, Ibu Yuli. Ia mengatakan bahwa selama pendistribusian dilakukan oleh Dapur MBG Walangsari 2, makanan yang diterima para siswa dinilai cukup baik.

Menurutnya, setelah sementara waktu pendistribusian dialihkan ke dapur lain, terdapat perbedaan yang dirasakan.
“Kalau dibandingkan dengan Dapur MBG Walangsari 2, memang kami melihat ada perbedaan. Sebelumnya menu yang diberikan Walangsari 2 menurut kami bagus. Sekarang memang tetap ada pendistribusian dari dapur lain, tetapi tentu ada perbedaan yang dirasakan,” ujar Ibu Yuli.

Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan untuk menjatuhkan pihak dapur lain, melainkan sebagai masukan agar kualitas makanan bagi penerima manfaat tetap menjadi prioritas.
“Kami tidak bermaksud membandingkan untuk menjatuhkan siapa pun. Kami hanya menyampaikan apa yang dirasakan sebagai penerima manfaat. Harapan kami sederhana, kualitas makanan untuk anak-anak tetap bagus dan program berjalan
maksimal,” jelasnya.

Ketua Yayasan Abdul Rahman juga selaku penerima manfaat, Harapkan Kejelasan
Menurutnya, para penerima manfaat merasa kehilangan pelayanan

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *