Example 728x250
BeritaDaerah

Harga Jangkrik Anjlok Rp20 Ribu/Kg, Peternak Pulorejo Dusun Mbingung Sempat Bangkrut

92
×

Harga Jangkrik Anjlok Rp20 Ribu/Kg, Peternak Pulorejo Dusun Mbingung Sempat Bangkrut

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com//PATI* – Nasib peternak jangkrik di Desa Pulorejo, Dusun Mbingung, lagi nggak karuan. Dalam 3 bulan terakhir banyak warga yang berhenti beternak gara-gara harga jangkrik anjlok drastis.

Seperti di foto ini, Pak Guntur salah satu peternak tampak termenung mengecek kandangnya yang mulai sepi. Kayu-kayu dan daun kering di bak ternak itu saksi bisu usaha yang lagi lesu.

 

“Harga sekarang cuma Rp20.000 per kilo Mas. Padahal sempat naik tinggi sampai Rp55.000 per kilo, tapi cuma bertahan 3-4 hari doang, langsung jeblok lagi,” ujar Pak Guntur.

Baca Juga  Berbagi Takjil, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan

 

Hal senada disampaikan Pak Lek Ri dan Pak Bowo. Kendala utama bukan cuma harga jual, tapi juga modal pakan.

“Kosentrat aja sekarang Rp14.000 per kilo. Terus naik terus. Jangkrik dijual murah, pakan mahal. Ya rugi, banyak yang bangkrut,” kata Pak Lek Ri.

 

Para peternak juga menyebut sejak berjalannya program MBG, harga jangkrik ikut hancur. “Sejak MBG jalan, harga jangkrik hancur Mas. Pasar sepi, yang beli pakan burung juga berkurang,” keluh Pak Bowo.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Paparkan Pelajaran dari Tiongkok: Peran Negara Kuat, Kolaborasi, dan Fondasi Pertanian Modern

Dulu ternak jangkrik jadi usaha sampingan yang lumayan di Mbingung. Sekarang kandang-kandang mulai kosong, warga beralih ke kerja lain.

 

 

Rls-@ Irwan Sholikin

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *