Divisinews.com, CILEGON – Upaya konfirmasi awak media terkait kegiatan revitalisasi di SDN Ciora, Kota Cilegon, Banten, berujung kekecewaan. Seorang oknum guru justru memberikan jawaban tidak mengindahkan dan meninggalkan wartawan dengan nada tidak senang.
Peristiwa terjadi saat wartawan mendatangi sekolah untuk melakukan konfirmasi sesuai prosedur jurnalistik.
Saat ditanya terkait revitalisasi, oknum guru tersebut justru menjawab dengan nada tinggi:
“Gara-gara temen kalian yang ngotot kesini, nggak tau alasannya.”
Ketika wartawan menanyakan siapa oknum wartawan yang dimaksud, guru tersebut menjawab:
“Siapa orangnya Bu, cari aja sendiri.”
Tak berhenti di situ, saat diminta penjelasan terkait kegiatan revitalisasi, oknum guru tersebut justru mengarahkan wartawan untuk mencari sendiri ke dinas dan langsung meninggalkan wartawan.
“Ke dinas aja sana cari tau,” ujarnya sambil pergi dengan nada tidak senang.
Sikap tersebut sangat disayangkan, mengingat sekolah negeri sebagai penerima anggaran negara seharusnya bersikap transparan dan terbuka terhadap konfirmasi pers, yang merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.
Padahal tujuan konfirmasi adalah untuk memberikan ruang hak jawab kepada pihak sekolah agar pemberitaan berimbang, bukan untuk mencari kesalahan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Kepala SDN Ciora dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon belum berhasil dikonfirmasi.
Kegiatan bantuan program revitalisasi sekolah dasar rehabilitasi Sekolah Dasar Ciora Sumber dana APBN tahun 2026 yang berjumlah 794.196.974 yang di kerjakan oleh panitia satuan pendidikan dengan kurun waktu 120 hari kalender .
Reporter: Erni
Sumber: Konfirmasi
Editor: Ar









