Example 728x250
Berita

Lahan Garapan Empat Hektare Diduga Dirampas Oknum Kades, Penggarap Meminta Hak Nya Dikembalikan, King Naga Diminta Bantu Masyarakat.

140
×

Lahan Garapan Empat Hektare Diduga Dirampas Oknum Kades, Penggarap Meminta Hak Nya Dikembalikan, King Naga Diminta Bantu Masyarakat.

Sebarkan artikel ini

 

Divisinews.com, Lebak- Miris, alih-alih menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, oknum kades justru diduga melakukan hal yang dianggap semena-mena terhadap empat penggarap lahan asal (Kanekes).

Kepada media divisinews.com, senin 3 agustus 2026. Pihaknya meminta agar hak garapannya dikembalikan karena sudah menggarap lahan tersebut selama puluhan tahun, dari mulai tahun 2009 hingga 2026 tentu sudah banyak tumbuh tanaman yang bisa di manfaatkan, salahsatunya durian.

Inisial S,”Pokonya saya minta tolong dibantu agar lahan garapan dikembalikan, (menggunakan bahasa daerah sunda).”ucapnya.

Menurut pengakuan salahsatu penggarap di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) milik PT, Bantam yang kini sebagian dikelola oleh P2B ini, menyayangkan karena tanpa bahasan apapun, oknum kades sudah melakukan penyemprotan lahan tanpa seijin penggarap.

Lanjut,”Pokonnya tidak ada obrolan apa-apa dengan pihak kami, pokoknya diambil aja lahan garapan kami, katanya sih mau barter tapi sampai sekarang gak ada kabarnya. kami tetap ingin meminta hak garapan saya yang itu, karena kalau garap dari nol itu kewalahan, dan nggak mau kompensasi apapun.’tegas.

Lanjut awak media menyinggung siapa oknum Kades yang diduga melakukan perampasan lahan,
“Yang merampas Jaro Parman Kades Gununganten.”ungkapnya.

Usai meminta keterangan ke pihak diduga dirugikan, awak media lanjut berupaya menemui Kades yang namanya disebut terang-terangan oleh pihak penggarap, melalui sesi wawancara visual video pendek.

Setelah bertemu Oknum Kades tersebut, awak media divisinews.com, meminta tanggapan atas keterangan sumber yang mencatut namanya sebagai oknum yg diduga terlibat melakukan dugaan perampasan lahan hak garap empat warga (kanekes).

Setelah beberapa pertanyaan diajukan oleh awak media, dengan jelas oknum Kades tersebut mengakui dan membenarkan bahwa dirinyalah yang mengambil lahan garapan tersebut.

Ini katanya,”Betul saya yang mengambil lahan garapan tersebut, namun saya sudah sesuai prosedur,singkat nya.

Ditanya soal kebijakan,”ini bukan kebijakan saya, melainkan aturan yang berkaitan dengan komunitas P2B.”paparnya

Lanjut,”adapun masalah lahan garapan itu barter nanti akan diganti lahan garapan di tempat lain,”ucapnya.

Di sesi akhir, awak media menanyakan apakah lahan penggantinya sesuai lahan garapan sebelumnya, lalu kalau penggarap tersebut bukan anggota P2B apakah pak Kades siap memfasilitasi terkait penggantian lahan garapan.
Jawabnya,”terkait luas lahan itu harus ketemu dengan Ketua Komunitas P2B pak abay, tapi kalaupun mereka bukan penggarap saya siap memfasilitasi untuk penggantian lahan garapan.”pungkas (Kades)

(Aris rj)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *