Example 728x250
Berita

Lewat Subuh Keliling, Kapolres Majene Perkuat Kedekatan dengan Warga dan Cari Solusi Persoalan Kamtibmas

7
×

Lewat Subuh Keliling, Kapolres Majene Perkuat Kedekatan dengan Warga dan Cari Solusi Persoalan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com, Majene – Suasana pagi di Masjid Nurul Abrar, Lingkungan Labuang, Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur, terasa berbeda, Sabtu (17/10/2026). Usai menunaikan Salat Subuh berjamaah, Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K. tidak langsung meninggalkan masjid. Ia memilih duduk bersama jamaah, membuka ruang dialog dan mendengarkan langsung berbagai keresahan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, warga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai keluhan, aduan maupun persoalan yang mereka rasakan berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Sejumlah persoalan turut mengemuka. Salah satunya menyangkut keberadaan rumah kos di wilayah Majene. Warga berharap setiap pemilik rumah kos menempatkan orang yang bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap penghuni, sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat lebih dini diantisipasi.

Keluhan lainnya berkaitan dengan masih ditemukannya penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat. Selain itu, warga juga menyoroti aktivitas remaja yang masih kerap nongkrong hingga larut malam serta penggunaan musik dengan volume tinggi hingga mengganggu waktu istirahat warga sekitar.

Aspirasi tersebut menjadi perhatian Kapolres Majene. Ia menegaskan bahwa berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya mengandalkan aparat kepolisian.

Menurutnya, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab seluruh elemen, sehingga partisipasi aktif warga dan sinergitas dengan aparat keamanan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang nyaman.

Kapolres juga mengajak masyarakat agar tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Setiap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat, kata dia, sedapat mungkin diselesaikan melalui pendekatan problem solving, dengan mengedepankan komunikasi dan musyawarah secara kekeluargaan.

“Kalau ada konflik atau permasalahan di tengah masyarakat, kita kedepankan problem solving. Mari duduk bersama, selesaikan secara kekeluargaan dengan menghadirkan tokoh masyarakat dan aparat keamanan,” imbaunya.

Ia juga meminta masyarakat tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun ketertiban.

“Jangan sungkan untuk menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan adanya gangguan kamtibmas,” lanjutnya.

Kegiatan Subuh Keliling tersebut sekaligus memperlihatkan pendekatan kepolisian yang tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi berupaya membangun komunikasi sejak dini dengan masyarakat.

Dengan membuka ruang dialog secara langsung, setiap keluhan warga dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam menentukan langkah-langkah pemeliharaan kamtibmas di wilayah hukum Polres Majene.

Melalui komunikasi yang intensif, kepedulian warga serta respons cepat aparat keamanan diharapkan dapat berjalan beriringan, sehingga berbagai potensi gangguan dapat dicegah dan situasi kamtibmas di Kabupaten Majene tetap aman, nyaman dan kondusif.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *