DIVISI NEWS, SERANG – Pancasila tetap menjadi dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Kemajuan teknologi, globalisasi, dan derasnya arus informasi membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan seperti menurunnya rasa persatuan, maraknya penyebaran hoaks, intoleransi, serta lunturnya nilai-nilai gotong royong.
Di era modern, penerapan nilai-nilai Pancasila menjadi semakin penting. Sila Ketuhanan mengajarkan masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi nilai moral dan menghormati perbedaan keyakinan. Sila Kemanusiaan mendorong sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama. Sila Persatuan Indonesia mengingatkan bahwa perbedaan suku, agama, budaya, dan pandangan politik tidak boleh memecah belah bangsa. Sementara itu, sila Kerakyatan dan Keadilan Sosial menjadi landasan dalam menciptakan pemerintahan yang demokratis, transparan, serta berpihak pada kesejahteraan seluruh rakyat.
Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi Pancasila. Melalui penggunaan media sosial yang bijak, semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, nilai-nilai Pancasila dapat terus hidup dan berkembang sesuai dengan tuntutan zaman.
Oleh karena itu, Pancasila bukan sekadar simbol atau hafalan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan era modern tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang beradab, bersatu, demokratis, dan berkeadilan.
firman nuralam
NIM : 251090200360












