Majene – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Minggu, personel Polres Majene melaksanakan pengamanan di sekitar Gereja GPIB Immanuel Majene dan Rumah Ibadah Khatolik Stasi Santo Paulus Majene pada Minggu (7/6/2026).
Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh IPTU Ribiyanto dengan melibatkan sejumlah personel yang ditempatkan di area gereja dan titik-titik strategis di sekitarnya. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Sejak sebelum ibadah dimulai, personel telah bersiaga melakukan pemantauan situasi, pengaturan arus lalu lintas, serta pengawasan terhadap lingkungan sekitar gereja guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Majene dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
IPTU Ribiyanto mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang.
“Polres Majene berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadahnya dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selama pelaksanaan ibadah berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Jemaat dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh khidmat berkat sinergi antara pihak gereja dan aparat kepolisian yang senantiasa hadir memberikan pengamanan.














