Divisinews.com//PATI* – Ada yang unik di Desa Tanjung Anom, Dusun Tegal Malang, Kecamatan Winong. Sebuah bengkel mobil kecil tapi namanya udah se-Kecamatan Winong. Servisnya murah, tapi konsekuensinya bikin warga sekitar geleng-geleng kepala.
Bengkel ini cuma ditangani 4 teknisi. Katanya sih tarif servis paling murah se-Kecamatan Winong Kabupaten Pati. Nggak heran kalau konsumen rela antri berbulan-bulan demi servis di sini.
Masalahnya, tempatnya nggak seimbang sama antrinya. Nggak ada lahan parkir. Mobil konsumen numpuk di badan jalan. Panas kehujanan udah jadi hal biasa buat yang antri.
Seperti di foto ini, mobil antri parkir di pinggir jalan desa. Jalan yang tadinya lega jadi sempit. Pengendara lain yang mau lewat jadi terganggu.
“Warga nggak masalah bengkelnya laris. Tapi kasihan pengguna jalan lain. Semoga Kepala Desa bisa kasih solusi. Sayang banget kan bengkel bagus kayak gini kalau disuruh pindah,” ujar warga sekitar.
Bengkel bagus + harga miring emang rezeki warga. Tapi kalau bikin jalan umum jadi macet, ya sama-sama mikir solusinya Mas.
Rls-@(Irwan Sholikin)














