
MUARA ENIM – Sebuah mobil trailer bermuatan tangki milik PT Kuala Deli Trans yang mengangkut peralatan untuk PT Pertamina tersangkut di Jembatan Eks Penyeberangan Babaranjang, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 00.55 WIB.
Kendaraan bernomor polisi F 9790 FE tersebut diketahui melintas dari arah Desa Darmo menuju Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih. Namun saat melintasi jembatan, muatan tangki yang dibawa diduga melebihi kapasitas atau tidak sesuai dengan ruang bebas jembatan sehingga kendaraan tersangkut dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di Jalan Lintas Baturaja–Klawas mengalami kemacetan. Sejumlah kendaraan dari kedua arah terpaksa mengantre menunggu proses evakuasi kendaraan yang menghalangi badan jalan.
Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat yang melintas di jalur umum. Pasalnya, kendaraan dengan dimensi dan muatan besar seharusnya telah melalui perhitungan teknis sebelum melintas, terutama pada titik-titik infrastruktur yang memiliki keterbatasan tinggi maupun kapasitas beban.

Masyarakat menilai kejadian tersebut tidak seharusnya terjadi apabila pihak perusahaan maupun pihak terkait melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap rute perjalanan dan spesifikasi muatan yang diangkut. Selain menyebabkan kemacetan, insiden semacam ini juga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya serta dapat menimbulkan kerusakan pada fasilitas umum.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi mengenai apakah kendaraan tersebut telah mengantongi izin lintas khusus untuk muatan berdimensi besar maupun hasil pemeriksaan terkait penyebab pasti kendaraan tersangkut di jembatan tersebut.
Warga berharap instansi terkait segera melakukan evaluasi dan pengawasan lebih ketat terhadap kendaraan angkutan berat agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan tidak merugikan masyarakat pengguna jalan.











