Divisinews.com//PATI* – Kenaikan Pertamax Ditambah harga oli bikin efek domino. Nggak cuma motor yang milih Pertalite, tapi toko onderdil Ditambah bengkel di kawasan Pati Jawa Tengah juga ikutan sepi.
Pantauan sales dari 115 toko onderdil sparepart se-Pati, pembeli anjlok sejak Pertamax naik ke Rp 16.250 dan harga oli naik gila-gilaan.
Buktinya ada di foto ini: toko onderdil lengkap, rak penuh barang, tapi yang nongkrong cuma yang punya toko. Motor konsumen yang mampir bisa dihitung jari.
“MPX2 dulu Rp 55.000, sekarang Rp 75.000. Hampir semua oli naik. Otomatis bengkel juga sepi. Wong ganti oli aja mikir 2x, apalagi servis besar,” ujar salah satu agen.
Kalau terus kayak gini, perputaran ekonomi di bawah nggak jalan Mas. Bengkel sepi ,toko onderdil sepi , sales sepi ,mekanik nganggur. Rantetnya panjang.
Warga milih ngirit ,oli ditunda gantinya, sparepart rusak ditahan dulu. Akibatnya mesin motor makin rusak, tapi dompet lebih aman buat jangka pendek.
Rls-@(Irwan Sholikin Biro Pati)










