



Muara Enim.divisi news com-Dana BOS, yang digelontorkan pemerintah pusat dengan tujuan mulia untuk meringankan beban biaya operasional sekolah dan memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat, kini menjadi lahan empuk bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Modus operandi korupsi pun beragam, mulai dari pemotongan dana secara ilegal, penggelembungan anggaran, hingga penggunaan dana untuk kepentingan pribadi.
Dampak korupsi dana BOS sangatlah nyata dan menyakitkan. Sekolah-sekolah yang seharusnya mendapatkan bantuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, terpaksa harus berjuang dengan keterbatasan. Ruang kelas yang rusak, cat yang kusam yang menjadi pemandangan sehari-hari dan pelapon yang jebol keramik yang rusak
Beda halnya yang terjadi pada SMPN1 muara Enim yang di gadang gadang SMP unggulan di kabupaten tersebut
Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali menjadi sorotan, beberap media yang terjun langsung untuk investigasi ke SMPN 1 muara Enim dan melakukan pengecekan terkait pasilitas di sebuah sekolah pupuler yang ada di kabupaten muara Enim yang dinilai kurang terawat, ditandai dengan adanya plafon di beberapa titik jebol di sepanjang teras sekolah, nampak Cat dinding tampak kusam, sementara keramik di sejumlah ruangan terlihat pecah dan mengalami kerusakan.
Padahal jumlah siswa di tahun ajaran 2025 saja ber berjumlah 794 orang ,kalau di alokasikan pada penerimaan dan pencairan dana bos tahap satu dan dua
tahap satu (1) Rp.436.700.000 yang di cairkan pada tangal 22 Januari 2025, tahap dua (2) kembali dicairkan RP.436.692.370 total angaran dana Bos angaran tahun 2025 tahap satu dan Dua Rp.873.392.370
Dan angaran untuk biaya perawatan sara dan pera sarana Rp.223.442.228 dan di alokasikan satu orang siswa mendapatkan bantuan dana Bos Rp.1.100.000 pertahun
Sampai terbitnya berita ini tiam media masih berupaya konfirmasi pada pihak sekolah melalui kepse I D WhatsApp +62 85xxxxxx6x untuk mempertanyakan. Terkait angaran Dana Bos tahun 2025












