Divisinews.com//PULOREJO* – Derita peternak bebek petelur belum selesai. Harga telur bebek di pasaran terus murah, sementara biaya pakan terutama protein makin mencekik. Akibatnya penjualan menurun dan banyak peternak rugi.
Ibu Suwati, peternak dari Desa Pulorejo Dukuh Mbingong, mengeluh tiap hari.
“Telur bebek sekarang harganya hancur banget Mas. Pakan protein mahal, tapi pas dijual ke pengepul harganya jatuh. Yang ada malah tekor terus,” keluhnya.
Hal sama dirasakan Bapak To dari desa sebelah. Menurutnya, sejak berjalannya program MBG, harga telur bebek bukannya naik, malah semakin anjlok.
“Sejak ada MBG itu, penjualan menurun terus. Katanya buat program, tapi peternak kecil kayak kami malah kena imbasnya,” ujar Bapak To.
Masih banyak peternak lain di Pulorejo dan sekitarnya yang nasibnya sama. Mereka berharap ada solusi dari pemerintah/dinas terkait, biar harga telur bebek stabil dan peternak nggak gulung tikar.
Rls- @(Kabiro Pati)
Baca keluh kesah lengkap peternak: http://divisinews.com













