POLEWALI MANDAR – Personil Kepolisian Sektor (Polsek) Sumarorong kembali mendampingi warga binaannya dalam proses penyerapan hasil panen jagung oleh Badan Usaha Logistik (Bulog). Pada Kamis (25/6/2026) pukul 15.00 WITA, empat personel Bhabinkamtibmas Polsek Sumarorong mengawal langsung transaksi penjualan jagung di Gudang Bulog Polewali, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan ini melibatkan petani dari berbagai desa di wilayah hukum Polsek Sumarorong. Aipda Sampe Randa mendampingi Bapak Belo asal Desa Salubalo yang menjual 500 kg jagung. Sementara itu, Bripka Rais Dwi Cahyo mengawal Kelompok Tani Sibangunan yang diketuai Bapak Adi dari Desa Matande dengan volume 1.000 kg. Brigpol Multazam Musa mendampingi dua petani sekaligus, yaitu Mangenda Mallita (Desa Tanete Batu) sebanyak 500 kg dan Adam Dangnga (Desa Sipai) sebanyak 1.000 kg. Terakhir, Brigpol Danang Prabowo mengawal Bapak Andarias dari Desa Sepang dengan jumlah penjualan 1.000 kg.
Secara keseluruhan, total jagung yang berhasil disalurkan mencapai 4.000 kilogram atau 4 ton. Kualitas jagung yang diserahkan sangat baik dengan kadar air hanya 10,8%, jauh di bawah batas maksimal standar Bulog, sehingga petani mendapatkan harga jual yang optimal.
Kapolsek Sumarorong, IPTU Isfan Fajar Satrio, S.Tr.K., M.H., menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata perlindungan Polri terhadap ekonomi masyarakat. “Kami memastikan petani tidak dirugikan dalam proses transaksi dan merasa aman saat berurusan dengan instansi resmi seperti Bulog. Ini juga bentuk dukungan kami terhadap ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dengan adanya pengawalan intensif dari Polsek Sumarorong, diharapkan dapat memotivasi lebih banyak petani untuk menyalurkan hasil panennya melalui jalur resmi, sehingga stabilitas pasokan dan harga jagung di wilayah Sulawesi Barat tetap terjaga.
Humas Polres Mamasa
Polda Sulbar














