Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Example 728x250
Daerah

Keharmonisan Eksekutif dan Legislatif Dibutuhkan Demi Peningkatan PAD Kota Pasuruan

61
×

Keharmonisan Eksekutif dan Legislatif Dibutuhkan Demi Peningkatan PAD Kota Pasuruan

Sebarkan artikel ini

divisinews.com // KOTA PASURUAN – Sinergi dan keharmonisan antara unsur eksekutif dan legislatif dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Pasuruan. Hal tersebut disampaikan pada Senin (2/3/2026), sebagai bentuk dorongan agar kedua lembaga dapat terus memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah.

Ketua LPK BARATA, Irfan Budi Darmawan, menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara Pemerintah Kota dan DPRD akan melahirkan kebijakan strategis yang berdampak langsung pada optimalisasi potensi pendapatan daerah.

“Kolaborasi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif sangat menentukan arah kebijakan. Jika komunikasi berjalan baik dan visi pembangunan selaras, maka peningkatan PAD dapat dicapai secara maksimal,” ujar Irfan.

Baca Juga  Polres Gowa Tangkap Dua Pelaku Pemerasan Bermodus Mengaku Anggota Polri

Dalam dinamika pembangunan daerah, peran eksekutif sebagai pelaksana kebijakan dan legislatif dengan fungsi pengawasan serta penganggaran harus berjalan beriringan. Tanpa komunikasi yang intens dan kesepahaman dalam menyusun prioritas, program peningkatan PAD berpotensi tidak berjalan optimal.

Sejumlah sumber di lingkungan pemerintahan menyebutkan, peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada intensifikasi pajak dan retribusi daerah, tetapi juga membutuhkan inovasi kebijakan, kemudahan investasi, serta penguatan sektor-sektor unggulan di Kota Pasuruan.

Keharmonisan kedua lembaga juga dinilai penting dalam proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kesepahaman antara eksekutif dan legislatif akan mempercepat pengesahan program prioritas yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Terkait Polemik Di SDK Ruteng II, Pemkab Manggarai Segera Tangani

Irfan menambahkan, transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor pendukung dalam membangun kepercayaan publik. Dengan hubungan yang konstruktif, potensi gesekan politik dapat diminimalisir sehingga fokus utama tetap pada pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana kedua lembaga bisa menjaga stabilitas politik daerah dan bersama-sama menggali potensi PAD dari berbagai sektor, mulai dari perdagangan, jasa, pariwisata, hingga pengelolaan aset daerah,” tegasnya.

Dengan komitmen dan kerja sama yang harmonis, peningkatan PAD Kota Pasuruan bukan sekadar target angka, melainkan langkah nyata menuju kemandirian fiskal serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *