Example 728x250
BeritaDaerahNasional

Harga Oli Naik 25%, Petani Dan Pedagang Di Pati Keluhkan Beban Biaya Operasional

114
×

Harga Oli Naik 25%, Petani Dan Pedagang Di Pati Keluhkan Beban Biaya Operasional

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com//PATI – Kenaikan harga oli mesin hingga 25% dalam beberapa pekan terakhir mulai dikeluhkan petani dan pedagang di wilayah Pati, Jawa Tengah. Kenaikan ini dinilai memberatkan, mengingat oli menjadi kebutuhan rutin untuk perawatan mesin pertanian, motor, dan kendaraan angkut dagangan.

Pantauan di salah satu toko onderdil dan bengkel “Irwan Motor” menunjukkan rak-rak oli berbagai merek seperti Shell Advance, Evalube 2T, Evalube Runner 4T, hingga Top 1 Action Matic sudah menyesuaikan harga baru. Label harga yang terpampang menunjukkan perubahan dibanding bulan lalu.

“Biasanya oli Evalube 4T yang 0,8 liter harganya Rp32 ribu, sekarang jadi Rp45 ribu. Naik hampir Rp10-15 ribu per botol,” ujar Irwan, pemilik toko, Selasa (28/5/2026).

Baca Juga  Polsek Sumarorong Gelar Pasukan untuk Tertibkan Lalu Lintas dan Jaga Kamtibmas

Kenaikan serupa juga terjadi pada oli diesel untuk mesin traktor dan pompa air. Petani mengaku terpaksa mengurangi frekuensi ganti oli agar biaya operasional tidak bengkak.

“Kalau dulu ganti oli tiap 2 minggu, sekarang diulur jadi 3 minggu. Takutnya mesin cepat rusak, tapi mau gimana lagi, modal makin tipis,” kata Slamet, petani padi di Kecamatan Jakenan.

Pedagang pasar juga merasakan dampaknya. Ongkos antar barang yang menggunakan motor dan pick up otomatis naik karena biaya perawatan kendaraan meningkat.

Baca Juga  Kapolsek Malunda Laksanakan Safari Ramadhan di Masjid Darussalam Lombong Timur

“Transport naik, oli naik, sementara harga jualan di pasar susah naik. Untungnya makin kecil,” keluh Siti, pedagang sayur di Pasar Pagi Pati.

Para pedagang menduga kenaikan harga oli dipicu naiknya harga bahan baku base oil dan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari distributor terkait penyebab kenaikan.

Masyarakat berharap pemerintah bisa menstabilkan harga komponen penunjang usaha kecil seperti oli, agar tidak semakin menekan daya beli dan keuntungan petani serta pedagang di akar rumput.

 

Rls- @(Irwan Biro Pati)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *