Ruteng, NTT//divisinews.com – Suasana malam di Kampung Wakal, Desa Kentol, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, mendadak gempar setelah sebuah mobil travel Avanza hitam No Pol. EB. 1696 trayek Ruteng–Reo menabrak rumah warga pada Kamis malam (28/5/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.
Mobil travel yang melaju dari arah Ruteng menuju Reo itu tiba-tiba hilang kendali saat melintasi jalan menikung tajam di wilayah tersebut. Kendaraan kemudian menghantam rumah milik Lasarus Dama hingga menyebabkan dinding rumah ambruk dan kendaraan mengalami kerusakan parah.
Peristiwa mengejutkan ini langsung mengundang perhatian warga sekitar. Masyarakat segera menghubungi Polsek Pagal, Kecamatan Cibal, yang kemudian diteruskan ke Polres Manggarai.
Tak lama setelah menerima laporan, sejumlah personel Satlantas Polres Manggarai tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan lebih lanjut.
Penjabat Kepala Desa Kentol, Silvester Amir, mengungkapkan bahwa sopir diduga kehilangan kendali akibat berada di bawah pengaruh minuman keras.
“Sopir mengaku tidak mampu mengendalikan kendaraan karena dalam kondisi mabuk,” ungkap Silvester melalui sambungan telepon.
Akibat tabrakan keras tersebut, empat warga yang berada di dalam rumah mengalami luka-luka setelah tertimpa material tembok yang roboh. Keempat korban diketahui bernama Teri, Findi, Efron, dan Cilok.

Warga bersama aparat desa langsung mengevakuasi para korban ke Puskesmas Pagal untuk mendapatkan penanganan darurat.
“Semua korban mengalami luka cukup serius dan mengeluh pusing. Diketahui, Korban atas nama Findi bahkan dirontgen di RSUD Ruteng,” jelas Silvester.
Kapolsek Cibal, IPTU Harun R. Syarif, membenarkan kejadian kecelakaan tersebut dan menyatakan kasus telah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Manggarai.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Manggarai, IPTU Alfathan Bimo Pratama, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian sopir saat melintasi tikungan tajam dengan kecepatan tinggi.
“Supir lalai dalam mengendalikan kendaraan. Jalan menikung tajam dan kendaraan melaju cukup kencang,” jelasnya.
Insiden ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengemudi agar tidak mengemudi dalam kondisi mabuk dan tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah Manggarai.
Penulis: J. Robert














