Divisinews.com//PATI* – Warga Kabupaten Pati geger. Bulan ini tagihan listrik PLN melonjak hingga 100%. Kenaikan drastis itu bikin petani, ibu rumah tangga, sampai pekerja rumahan kecil menjerit.
“Yang semula bayar Rp200.000 sekarang jadi Rp400.000. UMR kita kecil, bayar listrik pun gila-gilaan,” keluh Bapak Lasno, petani asal Pati, saat ditemui tim http://DivisiNews.com.
Hal senada disampaikan Bapak Irwan. Menurutnya, kenaikan ini tidak hanya dirasakan dirinya, tapi juga warga dari desa-desa sebelah.
“Dari desa sebelah banyak yang ngeluh. Ibu-ibu nggak berhentinya ngomongin listrik naik ini,” ujarnya.
Parahnya, keluhan warga makin menjadi karena kondisi listrik di Pati akhir-akhir ini sering padam. Pemadaman bisa berlangsung 3-6 jam.
“Listrik naik 100% tapi mati lampu aja sampai 3-6 jam. Pekerja rumahan kecil mulai bingung. Mesin jahit berhenti, dagangan es nggak jadi,” kata salah satu warga.
Kolase foto yang beredar memperlihatkan warga Pati memegang tagihan listrik bertuliskan “100%”, spanduk “PLN LISTRIK 100%”, dan ekspresi cemas saat menghitung tagihan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Pati terkait penyebab dan kebijakan kenaikan tarif listrik bulan ini.
Warga berharap ada kejelasan dan keringanan, mengingat beban ekonomi masyarakat kecil Pati sudah cukup berat.
Rls- @(Irwan Sholikin)
*Baca selengkapnya & update terbaru: http://divisinews.com*














