Example 728x250
BeritaDaerah

Kesalahan Fatal Petani: Pasang Setrum Tikus, Pemangsa Alami Justru Ikut Meninggal Dunia

78
×

Kesalahan Fatal Petani: Pasang Setrum Tikus, Pemangsa Alami Justru Ikut Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com//PATI* – Upaya petani memberantas hama tikus dengan memasang aliran listrik atau “setrum” ternyata menimbulkan dampak berantai yang fatal. Selain membunuh tikus, setrum yang dipasang sembarangan juga menewaskan hewan pemangsa tikus secara alami.

Berdasarkan laporan warga, hewan yang ikut tersetrum mati di lokasi kejadian antara lain *ular, biawak, burung hantu, burung malam*, dan masih banyak satwa liar lainnya. Padahal hewan-hewan tersebut justru berperan penting mengendalikan populasi tikus tanpa merusak ekosistem sawah.

“Ini kesalahan fatal. Tikusnya mati, tapi predator alaminya juga habis. Akibatnya tahun depan hama tikus bisa makin jadi karena nggak ada yang makanin,” ujar salah satu warga Pati yang enggan disebut nama.

Baca Juga  Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulbar Dampingi 29 Perangkat Daerah Input RUP 2026

*Berbahaya Bagi Manusia*

Selain mengancam satwa, setrum tikus juga sangat berbahaya bagi manusia. Petugas mengingatkan, aliran listrik di sawah bisa menghilangkan nyawa seseorang jika lupa dimatikan tepat waktu. Korban kesetrum biasanya terjadi saat petani, anak-anak, atau pencari rumput melintas malam hari tanpa tahu ada aliran listrik.

Padahal pemasangan setrum listrik untuk menjebak hama sudah *dilarang negara* karena melanggar UU Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem serta membahayakan keselamatan umum.

Baca Juga  Kapolri Harap Sinergisitas Makin OptimalTeken Nota Kesepahaman Dengan Kementerian Imipas Agus Andrianto

*Imbauan*

Petani diimbau beralih ke cara pengendalian hama yang ramah lingkungan seperti gropyokan massal, bubu perangkap, menanam padi serempak, atau melestarikan burung hantu/tyto alba sebagai “musuh alami” tikus.

Petugas berwenang juga diminta memperketat pengawasan dan sosialisasi bahaya setrum sawah agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Rls-@(Irwan Sholikin)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *