Example 728x250
Daerah

Rumah Tertutup Rapat dan Bau Menyengat, Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Pinang Ranti

61
×

Rumah Tertutup Rapat dan Bau Menyengat, Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Pinang Ranti

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Divisinews.com – Warga Jalan Niin RT 12/RW 01, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, dibuat geger dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial AT (63) di dalam rumahnya, Rabu (13/5/2026) pagi.

Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi membusuk setelah warga mencium aroma menyengat yang keluar dari rumahnya selama beberapa hari terakhir.

Bau busuk tersebut pertama kali dicurigai oleh seorang penjual jamu yang melintas di kawasan itu. Kecurigaan semakin kuat karena rumah korban terlihat tertutup rapat dan tidak ada aktivitas sama sekali.

Sejumlah warga, di antaranya Ibu Yana dan Ibu Jubedah, kemudian mencoba memanggil korban dari luar rumah. Namun, tidak ada jawaban dari dalam. Warga yang mulai panik akhirnya sepakat mendobrak pintu rumah korban.

Baca Juga  Gubernur DKI Jakarta Copot Direktur IT Bank DKI, Laporan Berlanjut ke Bare Reskrim

Saat pintu berhasil dibuka, warga langsung dibuat syok. Korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam rumah dengan kondisi tubuh mulai membusuk. Aroma menyengat sontak menyebar dan membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah.

“Baunya sudah sangat menyengat sejak pagi. Setelah dicek ternyata korban sudah meninggal di dalam rumah,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Laporan warga langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian. Personel Polsek Makasar bersama Tim Inafis dan Dokkes Polres Metro Jakarta Timur segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Makasar Kompol Sumardi membenarkan adanya penemuan jasad pria lansia tersebut.

“Polsek Makasar bersama Tim Inafis dan Dokkes Polres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan TKP penemuan seorang pria meninggal dunia di kediamannya di Jalan Niin RT 12/RW 01, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur,” kata Sumardi saat dikonfirmasi, Rabu.

Baca Juga  Skandal Korupsi Dana Desa Rp168 M di Lanny Jaya Terungkap, Sembilan ASN Jadi Tersangka

Polisi kemudian memasang garis polisi di sekitar rumah korban guna mengamankan lokasi. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk mengetahui aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Peristiwa tersebut menyita perhatian warga sekitar. Puluhan warga tampak memadati area depan rumah korban untuk menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan petugas kepolisian dan tim medis.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban dan menunggu hasil resmi penyelidikan yang masih berlangsung. (*)

Editor Yusan

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *