Example 728x250
Daerah

Terjadi Kejolak Tumpang Tindih Penguasaan Lahan, Diduga Kuat Keterlibatan Oknum Pejabat Terkait

72
×

Terjadi Kejolak Tumpang Tindih Penguasaan Lahan, Diduga Kuat Keterlibatan Oknum Pejabat Terkait

Sebarkan artikel ini

Divisinews.com // Banyuasin Sumsel ~ Kemelut perebutan dan ketumpang tindihan lahan kembali terjadi dikawasan Desa Gilirang Timur Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Minggu 24/5/2026).

Namun kali ini di versi yang berbeda dengan peristiwa sebelumnya, hal tersebut terjadi antara pihak Pondok Pesantren Darur Abroor yang berlokasi di Desa Tirta Harja Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin, vs Kelompok Masyarakat “BERKAH RIMBA” budidaya sistem AGROFORESTRY.

Yang diduga diprakarsai oleh oknum mafia tanah berinisial H.A,dan diduga kuat adanya keterlibatan oknum petugas KPH inisial B.R,.S,Hut.Yang disinyalir telah pindah tugas ke Kabupaten Ogan Komring Ilir (OKI) sejak tahun 2022.

Hal tersebut diketahui berawal dari informasi yang disampaikan oleh pengurus Pondok Pesantren Darurr Abroorr kepada Pengurus Tani Merdeka Indonesia Kecamatan Muara Sugihan.Sehingga pada Minggu 24/5/2026 dilakukan pengecekan kelokasi tempat kejadian.

Berdasarkan penelusuran awak media info yang didapat dari sumber terpercaya bahwa,

Inisial B.R,S,Hut tidak lagi tercatat sebagai pendamping perhutanan sosial aktif dibawah UPTD KPH Wilayah III Palembang – Banyuasin pada tahun 2026.Setelah terakhir terdaftar dalam profil pendampingan kawasan hutan periode 2021-2023.

Baca Juga  Wujud Peduli Lingkungan Sekolah, Cimory Sumbang 3 Tong Sampah untuk SDN Pasir Gombong 01 Bekasi

Riwayat Penugasan Terakhir :
-Wilayah kerja UPTD KPH Wilayah III Palembang – Banyuasin.
-Lokasi Kelompok Tani Hutan (KTH)
-Desa Kuala Puntian,Kecamatan Tanjung Lago
-Desa Rimau Sungsang,Kecamatan Banyuasin II.
-Izin terkait :SK.837/MENLHK NOMOR. 6923/MENLHK – PSKL.

Dikutip dari hasil percakapan antara pengurus Pondok Pesantren Daruul Abroor dengan salah satu pekerja yang berada dilokasi saat itu bahwa,

Ia bekerja atas perintah dari oknum berinisial H.A,setelah dilakukan dioalog panjang maka pekerja tersebut menyarankan agar pihak pondok menghubungi langsung orang yang menyuruhnya, yakni H.A.

Selanjutnya pihak ponpes meminta nomor kontak whasApp inisial H.A dan langsung mengirimkan kepada salah satu pengurus ponpes berinisial TGY yang saat itu tidak ikut serta kelokasi.

Tidak lama dari peristiwa dilapangan Inisial TGY pun menyampaikan hasil konfirmasinya dengan inisial H.A kepada pengurus Ponpes yang berada dilokasi, bahwa H.A membuka lahan tersebut diduga karena sudah mendapat persetujuan atau dukungan dari pihak terkait inisial B.R,.S,Hut.

Eronis….. dilokasi yang sedang dalam permasalahan telah tercokol 2 unit alat berat jenis escavator untuk menegerjakan lahan tersebut.Yang diduga kuat akan dijadikan lahan tanaman pangan yang berbentuk perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga  Sumur Minyak Ilegal Meledak di Musi Banyuasin, Warga Jadi Korban – Dugaan Mafia Minyak Kembali Menguat

Guna menghidari konflik yang berkepanjangan diharap Pemerintah berikut itansi dan Dinas terkait lainya agar segera turun tangan dalam penyelesaian masalah tersebut.

Disinyalir bahwa lahan yang tengah diperebutkan kedua pihak tersebut juga masuk dalam wilayah kerja PT Ciptamas Bumi Subur (CBS)

TGY meminta hal ini disampaikan dengan Hormat kepada Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto,agar segera menugaskan Kemertrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, PKH Republik Indonesia, Dinas Kehutanan Republik Indonesia,Gakumhut RI beserta itansi terkait lainya.

Untuk segera turun menelusuri, mengevaluasi, juga mengaudit kinerja sekaligus menindak tegas para oknum pejabat terkait yang diduga menjadi backing perusakan hutan kawasan didaerah pinggiran berikut siapapun yang terlibat didalamnya. Jika terdapat kebenaran dalam peristiwa tersebut. Guna menghidari semakin meluasnya kerusakan-kerusakan hutan kawasan milik Negara.

Di kutip dari narasumber dilapangan, Haryanto, cs.

Pewarta Yusan
Editor Yusan

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *