Mamasa — Dalam rangka menekan penyakit masyarakat, Kepolisian Resor (Polres) Mamasa melalui Operasi Pekat Marano 2026 menghentikan praktik sabung ayam ilegal dengan membongkar arena perjudian di Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Jumat (30/1/2026).
Penertiban tersebut dipimpin AKP Muhammad Jalil, S.H., dengan melibatkan personel gabungan Polres Mamasa dan Satgas Operasi Pekat Marano 2026. Sejumlah perwira yang terlibat antara lain AKP Muh Ilyas, S.E., M.M., IPTU Drones Ma’dika, S.H., M.H., IPTU Bongalangi, IPDA John Franklin, S.H., IPDA Riswandi, serta personel gabungan lainnya.
Kegiatan diawali dengan konsolidasi personel sekitar pukul 15.00 WITA menyusul laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas judi sabung ayam di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan, lokasi itu diketahui kerap digunakan sebagai arena perjudian yang meresahkan warga.
Usai konsolidasi, petugas bergerak ke lokasi dan melakukan pembubaran serta pembongkaran sarana arena sabung ayam. Saat aparat tiba, aktivitas perjudian tidak ditemukan. Diduga, para pelaku telah meninggalkan lokasi sebelum petugas datang.
Meski demikian, kepolisian tetap membongkar seluruh fasilitas arena guna mencegah terulangnya praktik serupa. Petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan dalam praktik perjudian, di antaranya tiga lembar tenda warna biru, tiga gulung terpal hitam sebagai pembatas arena, satu set perlengkapan judi bola-bola, serta dua buah sekop kecil.
Penertiban berakhir sekitar pukul 16.30 WITA dan berlangsung dalam kondisi aman serta kondusif. Hasil kegiatan selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan untuk tindak lanjut.
Polres Mamasa menyatakan lokasi tersebut sebelumnya juga pernah ditertibkan. Namun, praktik serupa masih kerap muncul di titik yang tidak jauh berbeda. Aparat juga menyoroti adanya oknum yang menyalahgunakan kegiatan adat sebagai kedok untuk menjalankan praktik perjudian.
Polres Mamasa menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan Operasi Pekat Marano 2026 guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Mamasa.












